Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

Pada dasarnya perubahan sosial budaya dalam masyarakat terjadi karena ada sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan, kebosanan masyarakat terhadap sesuatu yang ada, dan juga karena menyesuaikan diri dengan faktor yang baru. 
perang penyebab perubahan sosial budaya

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

1). Bertambah dan Berkurangnya Penduduk

Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk yang besar. Penduduk Indonesia mendiami ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Berdasarkan data kependudukan dunia tahun 2012, Indonesia menempati urutan ke-4 jumlah penduduk terbesar di dunia. Adapun urutan pertama ditempati China (1,35 milyar jiwa), ke-2 India (1,260 milyar jiwa) dan ke-3 Amerika Serikat (314 juta jiwa). Sementara itu, hasil sensus penduduk tahun 2010 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.641.326 jiwa. Jika luas wilayah Indonesia mencapai 1.904.569 km², berarti kepadatan penduduk per km2 sekitar 125 jiwa. Namun, kepadatan penduduk Indonesia tidak merata. 
Pulau Jawa merupakan pulau yang mempunyai kepadatan penduduk paling tinggi. Mengapa pulau Jawa menjadi pulau terpadat penduduknya? Pulau Jawa menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian negara, sehingga banyak  penduduk  yang tertarik untuk  tinggal di wilayah ini. 
Kepadatan penduduk yang tinggi di Pulau Jawa dapat dijelaskan dengan melihat faktor geografis, khususnya faktor fisik berupa tanah yang subur dan faktor sejarah. Kerajaan-kerajaan banyak berkembang di Pulau Jawa sehingga Pulau Jawa berkembang menjadi pusat aktivitas penduduk saat ini di Indonesia. Apabila suatu daerah mulai dipadati oleh penduduk, maka banyak perubahan sosial budaya yang terjadi, misalnya keramahtamahan menurun, banyak muncul kelompok baru, perubahan pada lembaga sosial, dan sebagainya.
Lalu mengapa perubahan jumlah penduduk menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya? Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda dengan angka pertumbuhan yang berbeda pula. Jumlah penduduk yang besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan.
Semakin  besar jumlah penduduk, semakin banyak permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh   jumlah penduduk suatu kota mengalami peningkatan yang besar karena adanya urbanisasi. Pertambahan ini mempengaruhi jumlah lahan yang ditempati serta berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 
Maka terjadilah banyak perubahan sosial budaya di kota tersebut. Sementara bagaimana   dengan  wilayah   yang   ditinggalkan   oleh   penduduknya? Dengan banyaknya penduduk di wilayah tersebut yang berpindah, dapat menyebabkan banyak lahan yang terbengkalai, wilayah tersebut menjadi kurang berkembang karena banyak tenaga produktif yang pindah ke kota, dan sebagainya. Pengelolaan bonus demografi yang tepat akan membawa dampak positif terhadap perubahan sosial budaya masyarakat. 
Apa yang dimaksud dengan bonus demografi? Bonus demografi adalah bonus yang dinikmati suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya. Pengelolaan bonus ini dapat dilakukan dengan cara pemerintah menata kebutuhan sarana dan prasarana kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang disesuaikan dengan kebutuhan penduduknya. 
Selain itu masalah sosial yang terjadi sebagai akibat jumlah dan komposisi penduduk yang tidak seimbang harus mendapatkan penanganan yang tepat. Indonesia harus mampu menyiapkan generasi muda yang berkualitas tinggi melalui pendidikan, pelatihan, kesehatan, penyediaan lapangan kerja, dan investasi. 

2). Penemuan Baru

Penemuan baru memang banyak membawa perubahan sosial budaya dalam kehidupan masyarakat. Tahukah kamu siapa yang menemukan listrik? Ketika listrik ditemukan oleh Michael Faraday (1791–1867) pada tahun  1821  dunia  mengalami  banyak  perubahan  termasuk  rangkaian penemuan sesudahnya. Kombinasi dari pengetahuan dan penemuan listrik kemudian banyak tercipta seperti alat alat penghasil tenaga listrik, benda atau alat yang dapat menyalurkan listrik seperti setrika listrik, kompor listrik, dan alat masak listrik.
Apa saja perubahan sosial budaya yang terjadi akibat dari penemuan baru? Suatu penemuan baru menyebabkan perubahan dalam bidang-bidang tertentu. Penemuan handphone dan internet adalah sebagian kecil dari penemuan baru atau pembaharuan. Penemuan-penemuan dan pembaharuan tersebut dapat menyebabkan perubahan di bidang komunikasi, interaksi sosial, status sosial, pola pikir, dan tindakan manusia.

3). Konflik

Kita harus  bersyukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa karena negara Indonesia dikaruniai berbagai keanekaragaman baik agama, suku bangsa, dan ras. Keanekaragaman tersebut memperkaya multikulturalisme bangsa. Namun di sisi lain keanekaragaman juga membawa proses sosial negatif yang disebut dengan konflik. 
Pernahkah kamu bertengkar dengan teman atau saudaramu? Mengapa kalian bertengkar? Tentunya bertengkar atau berbeda pendapat dengan orang lain pasti  pernah kalian alami.   Kondisi inilah yang dapat dikategorikan dalam konflik. Faktor penyebabnya bisa bermacam-macam seperti karena salah paham, dan perbedaan pendapat. Apakah yang dimaksud dengan konflik? Konflik dapat diistilah- lainkan dengan kata pertentangan. Pertentangan atau konflik dapat terjadi antara individu dan individu, antarakelompok dan kelompok, atau antara individu dan kelompok.
Konflik dapat terjadi akibat banyak hal. Penyebab terjadinya konflik pada dasarnya karena adanya perbedaan, baik perbedaan kepentingan, pendapat, kebudayaan, atau antarindividu. Konflik tersebut kemudian dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam masyarakat. Perubahan sosial dan konflik adalah dua hal yang saling berkaitan. Ketika dalam masyarakat terjadi perubahan sosial budaya yang cepat, hal ini dapat mengubah nilai- nilai yang ada dalam masyarakat. Sebaliknya konflik yang terjadi dalam masyarakat juga dapat memunculkan terjadinya perubahan sosial.
Konflik sebagai penyebagai terjadinya perubahan sosial yang pernah terjadi di Indonesia diantaranya adalah konflik antara pemerintah RI dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Konflik tersebut terjadi diakibatkan karena perbedaan keinginan yang telah berlangsung sejak tahun 1976. GAM yang pada waktu itu dipimpin oleh Hasan di Tiro merupakan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari NKRI. Konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun ini mengundang perhatian internasional untuk membantu menanganinya. 
Namun beberapa kali usaha untuk mendamaiakan konflik ini gagal. Akhirnya konflik antara GAM dan NKRI berakhir melalui mediasi (penyelesaian konflik) dengan menghadirkan CMI (Crisis Management Initatives). Tempat perundingan yang diprakarsai CMI dilaksanakan di kota Helisinki, Finlandia. Tercapainya perundingan antara RI dan GAM dari putaran pertama hingga kelima adalah ditandatanganinya memorandum of undestanding (MOU). Setelah terjadinya perdamaian antara GAM dan RI, perubahan sosial budaya mulai terjadi. 
Berbagai macam pembangunan di Aceh  terus  berlangsung.  Pembangunan  ekonomi  di Aceh  juga  jadi mendapat perhatian lebih, sehingga mereka sudah tidak lagi merasa diabaikan pemerintah. Dapatkah kamu mencari contoh perubahan sosial budaya di Aceh setelah terjadinya perdamaian RI dengan GAM?

4). Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Revolusi atau pemberontakan dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya. Banyak contoh revolusi atau pemberontakan yang terjadi di dunia ini. Gelombang   revolusi unjuk rasa dan protes yang terjadi di dunia arab sebagai rangkaian dari the Arab Spring (pemberontakan Arab) adalah contoh revolusi yang terjadi di dunia. Misalnya saja tahun 2011 lalu terjadi revolusi di Mesir. Demonstrasi besar-besaran terjadi di Mesir menuntut agar presiden  Hosni Mubarak  yang telah berkuasa 30 tahun untuk melepaskan jabatannya.
Protes menggunakan teknik pemberontakan sipil  dalam kampanye yang melibatkan serangan, demonstrasi, pawai, dan pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, atau Skype untuk mengorganisir, berkomunikasi, dan mengumpulkan massa. Pemerintah meredam usaha para demonstran yang menggalang aksinya dari internet dengan cara memberhentikan saluran internet dan komunikasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Revolusi ini berakhir dengan jatuhnya Hosni Mubarak. Setelah terjadinya revolusi, Mesir mengalami perubahan besar dalam berbagai bidang.

Pernahkah Indonesia mengalami revolusi? Contoh revolusi yang pernah terjadi di Indonesia adalah ketika Indonesia mencapai kemerdekaannya pada  tanggal  17 Agustus  1945.  Dengan  proklamasi,  bangsa  Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari cengkeraman penjajah, serta telah mengubah struktur pemerintahan kolonial menjadi pemerintahan nasional. Berbagai perubahan terlihat mengikuti, seperti lembaga keluarga, sistem sosial, sistem politik, dan sistem ekonomi.
Pada dasarnya pemberontakan terjadi diawali dengan adanya ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap situasi dan kondisi. Ketidakpuasan ini diarahkan pada sistem kekuasaan  yang dianggapnya tidak cocok sehingga mendorong para pemberontak membuat sistem kekuasaan yang berbeda. Rezim yang  lalim pada dasarnya menjadi awal munculnya rasa ketidakadilan di masyarakat sehingga mendorong sebagian masyarakat yang merasa tidak diuntungkan melakukan pemberontakan. 
Situasi dan kondisi ini mendorong pergerakan revolusi sebagai wujud dari pemberontakan. Adanya  revolusi  akan  membawa  perubahan-perubahan besar dalam tubuh masyarakat. Misalnya revolusi Mei tahun 1998 yang terjadi di Indonesia. Peristiwa dimulai dari demonstrasi menuntut turunnya Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun. 
Perubahan besar terjadi di Indonesia setelah Soeharto menyatakan mundur dan reformasi bergulir. Dimulai dari perubahan kepala negara, wakil kepala negara, struktur kabinet, sampai perilaku warga masyarakat yang menjadi lebih berani mengkritisi cara kerja pemerintah dan sebagainya. Perubahan tahun 1998 ini dapat dikategorikan sebagai revolusi.

5). Perubahan Lingkungan Alam

Apa  yang  dimaksud  dengan  lingkungan  alam?  Lingkungan  alam adalah lingkungan yang sudah ada tanpa harus dibuat oleh manusia. Lingkungan alam di antaranya daratan (tanah), perairan, dan udara. Alam mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Alam adalah penyedia bahan-bahan makanan dan pakaian, penghasil tanaman, serta sumber kesehatan dan keindahan. Bagaimana jika lingkungan alam terganggu dan mengalami kerusakan?
Perubahan  lingkungan  alam  dapat  terjadi  karena  faktor  alam  dan faktor manusia. Banjir, lahar panas, gunung meletus, gempa, dan tsunami adalah contoh perubahan lingkungan alam akibat faktor alam. Sementara penyebab perubahan lingkungan alam karena faktor manusia yang dapat menyebabkan perubahan pada lingkungan alam antara lain penggunaan teknologi dalam mengelola alam, pemanfaatan lingkungan alam secara berlebihan, pembuangan limbah ke lingkungan alam dan sebagainya. 
Ketika penggunaan teknologi tidak diperhatikan secara benar maka dapat mengakibatkan kerusakan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan alam bahkan dapat menyebabkan masyarakat yang mendiami daerah tersebut terpaksa harus meninggalkan tempat tinggalnya.
Dapatkah kamu memberikan contoh perubahan lingkungan alam yang dapat menyebabkan perubahan dalam masyarakat? Suatu masyarakat yang tinggal di lingkungan pantai mempunyai pekerjaan sebagai nelayan. Suatu saat mereka mengalami bencana tsunami. Lingkungan alam di sekitar tempat tinggal mereka mengalami perubahan besar. Mereka direlokasi ke lingkungan alam dataran rendah. Relokasi tempat tinggal membuat mereka harus mengubah mata pencaharian mereka yang semula sebagai nelayan berubah menjadi petani. Apakah pola pikir dan perilaku mereka mereka mengalami perubahan?
Lingkungan alam berkaitan pula dengan perubahan penduduk, ketika terjadi pertambahan penduduk maka semakin tinggi pula tekanan terhadap alam. Oleh karena itu bisa terjadi perusakan alam. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan akan perumahan, manusia mengeringkan lahan pertanian untuk membangun rumah. Akibatnya lahan pertanian menjadi sempit, serta banyak petani yang kehilangan lahan untuk bertani dan terpaksa bekerja sebagai buruh pabrik atau pekerjaan yang lainnya.

6). Peperangan

Terjadinya perang di suatu wilayah akan berpengaruh terhadap perubahan warga masyarakatnya. Perubahan itu dapat terjadi pada cara berperilaku, berpikir ataupun kepribadian dari mereka. Mengapa demik
ian? Perang akan membawa perubahan besar dan kecil dalam warga masyarakat yang terlibat perang. Hal ini terutama pada masyarakat yang kalah perang. Bangsa yang menang perang akan memaksakan kebudayaannya kepada negara yang kalah perang. 
Masih ingatkah kalian, bangsa mana saja yang pernah menjajah Indonesia? Indonesia pernah berperang melawan bangsa Jepang dan Belanda. Meskipun Jepang menjajah negara kita hanya sekitar kurang lebih tiga setengah tahun (1942–1945). Namun  banyak membawa perubahan sosial budaya bangsa Indonesia. Tahukah kamu perubahan apa sajakah itu? Perubahan sosial budaya yang terjadi akibat Indonesia dikuasai Jepang dapat kita bagi menjadi beberapa bidang diantaranya adalah sebagai berikut:
a).  Bidang Sosial
Dalam bidang sosial kemiskinan dan kelaparan terjadi di berbagai daerah. Tenaga kerja produktif yang ada di desa dipekerjakan pada beragam proyek. Akhirnya desa pun mengalami krisis karena tidak terurus.
b).  Bidang Ekonomi
Di bidang ekonomi terlihat bahwa rakyat hidup dalam kesulitan. Sumber daya dan hasil-hasil pertanian dibawa untuk kepentingan 
c). Bidang Budaya
Bidang budaya  terdapat  dampak  yang  cukup  baik  karena  Bahasa Indonesia  berkembang  luas.  Hal  ini  sebagai  dampak  kebijakan Jepang yang melarang kebudayaan Barat    (Belanda). Karya sastra bermunculan dengan nuansa perang dan kemerdekaan.
d).  Bidang Politik
Para pemimpin dilibatkan dalam beragam organisasi. Mereka pun memanfaatkan kesempatan itu untuk mempersiapkan kemerdekaan. Sehingga puncak dari perjuangan untuk merdeka dimulai dari masa ini.
Ketika Jepang menduduki Indonesia, pada tahun 1945, dua  bom atom dijatuhkan oleh tentara Sekutu di kota Hiroshima dan Nagasaki. Delapan hari setelah bom atom menghancurkan Nagasaki, rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Jatuhnya bom atom di Jepang memberikan hikmah lepasnya belenggu kekejaman tentara Jepang yang telah merampas hampir seluruh harta benda yang dimiliki penduduk Indonesia. Perubahan terbesar yang dirasakan bangsa Indonesia pada tahun 1945 adalah terjadinya proklamasi kemerdekaan.

7). Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain

Kebudayaan  dalam  masyarakat   mempunyai  kecenderungan   untuk saling mempengaruhi. Seperti halnya kamu dan temanmu, kamu dapat mempengaruhi mereka dalam berpakaian, gaya rambut ataupun berperilaku. Begitu juga sebaliknya temanmu dapat mempengaruhi kamu dalam berbagai hal.  Dalam masyarakat, pengaruh kebudayaan suatu masyarakat dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya pada masyarakat lain. Hubungan yang terjadi dapat menimbulkan pengaruh timbal-balik. Suatu masyarakat dapat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang mempengaruhinya. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah contoh berikut!
Masuk dan berkembangnya unsur agama Islam pada waktu telah menyebabkan perubahan sosial yang sangat luas di kalangan masyarakat Indonesia.   Ketika agama Islam masuk ke Indonesia, telah berkembang terlebih dulu agama Hindu dan agama Budha. Pengaruh kebudayaan Hindu sangat kuat sehingga kebudayaan dari agama Hindu masih tampak nyata. 
Kebudayaan Islam dengan kebudayaan masyarakat setempat akhirnya mengalami percampuran budaya. Hal ini terlihat dari beberapa bangunan yang mencerminkan bentuk perpaduan, sebagai contoh kalian bisa amati Masjid Agung Banten ataupun masjid Demak yang mencerminkan adanya perpaduan kedua agama. 
Pada masjid Agung Banten, struktur bangunannya mencerminkan seni bangunan Meru sebagai ciri utama bangunan Hindu namun bangunan masjid mempunyai fungsi sebagai     bangunan untuk beribadah umat Islam. Perubahan itu terjadi karena dua kebudayaan saling bertemu secara langsung. Dapatkah kamu menemukan contoh di sekitar mengenai pengaruh kebudayaan masyarakat lain?
Proses pertemuan kebudayaan tidak selalu saling mempengaruhi. Ketika kedua kebudayaan mempunyai taraf seimbang,  yang terjadi adalah saling menolak (cultural animosity). Bagaimana hal ini bisa terjadi? Keadaan itu dapat berawal dari keadaan masa lalu kedua kebudayaan yang mengalami pertentangan fisik. 
Pertentangan itu       kemudian dilanjutkan dengan pertentangan-pertentangan nonfisik. Terjadilah sikap saling menolak terhadap pengaruh kebudayaan masing-masing. Contoh cultural animosity terjadi pada kebudayaan kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Keduanya merupakan pecahan dari kerajaan Mataram. Yogyakarta dan Surakarta mempunyai kebudayaan yang hampir sama namun sebenarnya berbeda karena mereka tidak mau saling terpengaruh.  
Misalnya saja, gaya pakaian adat antara Yogyakarta dan Surakarta memang sama namun ada sedikit perbedaannya. Tahukah kamu di mana perbedaannya? Perbedaan tersebut tampak mulai dari model beskap, cara melipat jarik, blangkon, gaya busana kebaya, tata cara pengantin, dan sebagainya. Dapatkah kamu menemukan perbedaan lainnya?
Proses  pengaruh  kebudayaan  lain   yang  menyebabkan  terjadinya perubahan sosial budaya antara lain sebagai berikut :
a).  Difusi
Difusi   merupakan proses penyebaran unsur baru, baik berupa alat, ide atau gagasan dari satu pihak ke pihak lain, dari suatu tempat ke tempat lain, dari satu orang ke orang lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain. 
Difusi dapat dengan mudah tersebar ketika masyarakat itu terbuka dengan dunia luar. Contohnya pada masyarakat tani tradisional pengolahan lahan pertanian masih menggunakan tenaga hewan dan tenaga manusia. Mereka kemudian mengenal mesin traktor yang ternyata lebih praktis dan lebih cepat dalam mengolah lahan. Pengetahuan manusia berkembang dan berubah karena menghimpunnya dari interaksi dengan masyarakat atau manusia lain.
b).  Akulturasi (cultural contact)
Apakah kalian masih ingat materi tentang interaksi sosial di kelas VII? Salah satu bentuk interaksi sosial asosiatif adalah akulturasi. Percampuran bentuk bangunan antara agama Hindu dan Islam yang diwujudkan dalam bentuk Masjid adalah salah satu contoh akulturasi. Akulturasi terjadi ketika satu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing, lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur atau menyatu ke dalam kebudayaan sendiri (asli),  tetapi   tidak  menghilangkan   ciri   kebudayaan   lama.  
Apa contoh dari akulturasi budaya? Ketika berkembang musik rap dari negara asing bertemu dan digabungkan dengan bahasa Jawa, maka terciptalah akulturasi musik rap dengan bahasa Jawa. Dapatkah kamu menemukan contoh akulturasi budaya di sekitar kalian?
c).  Asimilasi
Asimilasi mirip dengan akulturasi. Keduanya merupakan pertemuan kebudayaan. Bedanya terletak pada akulturasi sebagai pertemuan kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan campuran, maka asimilasi merupakan pertemuan dua kebudayaan yang lambat laun melebur  menjadi  kebudayaan  baru  dimana  unsur  dari  masing- masing kebudayaan  asli  hilang. dapatkah kamu memberikan contoh asimilasi? 
d). Penetrasi
Penetrasi merupakan proses perembesan unsur budaya kepada suatu masyarakat baik secara damai, ataupun paksaan.   Masuknya unsur agama atau pemaksaan kebudayaan dari bangsa penjajah kepada bangsa yang dijajah merupakan contoh proses penetrasi.
e).  Invasi
Invasi yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan   setempat   dengan   peperangan   (penaklukan)   bangsa asing terhadap bangsa lain. Masuknya Belanda ke Indonesia pada masa penjajahan membawa serta unsur-unsur budaya yang sebagian diterapkan pada masyarakat daerah jajahannya. Apa saja unsur yang dipaksa masuk ke bangsa Indonesia oleh penjajah Belanda? Beberapa unsur tersebut diantaranya adalah bahasa dan sistem pemerintahan.
f).  Milenarisme
Milenarisme   yaitu salah satu bentuk kebangkitan, yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan sosial yang rendah. Masyarakat pedalaman yang memiliki sumber daya alam yang melimpah namun selama ini tidak bisa mengolah sumber daya alam itu karena telah dieksploitasi orang asing, dan sekarang berusaha untuk bisa mengolah kekayaan alam mereka sendiri.

Pengertian, Proses, dan Jenis Perubahan Sosial

Demikianlah hal – hal yang dapat menyebabkan terjadinya proses perubahan sosial budaya di Masyarakat. Semoga dapat menambah wawasan sosial anda terutama dalam memahami proses perubahan sosial budaya di masyarakat.
Pengertian, Proses, dan Jenis Perubahan Sosial

Pengertian, Proses, dan Jenis Perubahan Sosial

Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan dalam masyarakat dapat berkaitan dengan perubahan pada lembaga sosial, nilai sosial, pola perilaku, organisasi, kelompok sosial, dan lapisan sosial. Perubahan yang terjadi di masyarakat dikenal juga dengan istilah perubahan sosial budaya. 
Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial budaya? William Ogburn dalam Elly M Setiadi (2011) berpendapat bahwa batasan ruang lingkup perubahan sosial budaya, mencakup perubahan pada unsur-unsur kebudayaan baik yang bersifat materiil maupun yang bersifat nonmaterial (immaterial), beliau menekankan perubahan sosial sebagai pengaruh yang besar dari unsur- unsur kebudayaan materiil terhadap unsur kebudayaan immateriil.
perubahan sosial karena waktu
Kecepatan perubahan sosial budaya setiap masyarakat berbeda-beda tergantung dari terbuka atau tidaknya suatu masyarakat. Masyarakat industri akan mengalami perubahan sosial budaya lebih cepat dibandingkan perubahan pada masyarakat agraris. Perubahan dapat terjadi pada hal-hal yang bersifat tradisional menjadi modern.
Perubahan semacam ini dikenal juga dengan modernisasi.Apa yang dimaksud dengan modernisasi? Koentjaraningrat (1985) menjelaskan, modernisasi adalah usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang. Modernisasi mencakup sistem nilai, cara berpikir, berperasaan dan bertindak, serta teknologi yang sesuai dengan kondisi zaman sekarang. Selain dari perubahan sosial dan modernisasi di dalam masyarakat terdapat juga proses yang disebut globalisasi. 
Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Selo Soemardjan (1962) menjelaskan bahwa globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama secara cepat. Globalisasi melanda berbagai bidang baik bidang IPTEK, ekonomi, transportasi, politik ataupun budaya.
Kita harus bersyukur kepada Tuhan karena globalisasi membawa dampak positif dan kemudahan bagi kehidupan manusia. Namun begitu globalisasi juga mempunyai dampak negatif. Untuk itu agar integrasi bangsa tetap kokoh diperlukan upaya untuk menghadapi arus globalisasi.

Perubahan Sosial Budaya

Perubahan Bangsa Indonesia dari Sebelum Merdeka Menjadi    Bangsa yang Merdeka Pernahkah kamu memperhatikan perbedaan  kondisi masyarakat  tempat tinggalmu? Apakah ada perbedaan antara keadaan sekarang dan beberapa tahun  yang lalu?  Perubahan sosial budaya meliputi berbagai hal seperti cara berpikir, berperilaku, dan alat-  alat. Dalam cara berpikir masyarakat juga mengalami perubahan, misalnya perubahan dari berpikir magis ke rasional (menerima segala sesuatu secara objektif dengan menggunakan pikiran yang rasional). 

Bentuk Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya dalam masyarakat sangat banyak dan   beragam baik bentuk ataupun jenisnya. Oleh karena itu untuk mempermudah mempelajari bentuk perubahan sosial budaya perlu diklasifikasikan. Perhatikan grafik dan penjelasan berikut.

Perubahan Dilihat dari Waktunya

Perubahan sosial yang terjadi mempunyai kecepatan atau waktu yang berbeda-beda antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. Pada masyarakat tradisional tentunya kecepatan perubahan sosial budayanya akan lebih lambat dibandingkan dengan masyarakat modern. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan masyarakat modern lebih   terbuka dan heterogen dibandingkan dengan masyarakat tradisional.

Perubahan Sosial Lambat atau Evolusi

Perubahan sosial lambat dikenal juga dengan evolusi. Perubahan sosial lambat  atau  evolusi  merupakan  perubahan  sosial  yang  memerlukan waktu lama dan diikuti oleh rentetan perubahan kecil yang terjadi secara lambat. Perubahan sosial pada masyarakat tradisional dapat dikategorikan mengalami perubahan lambat ini. 
Dalam masyarakat tradisional perubahan yang terjadi kecil dan cukup lama sehingga mereka seolah tampak tidak mengalami perubahan. Dapatkah kamu memberikan contoh dari perubahan evolusi? .
Perubahan Sosial Cepat atau Revolusi
Revolusi industri merupakan perubahan sosial budaya yang dapat dikategorikan dalam perubahan sosial cepat. Revolusi industri sebenarnya berlangsung cukup lama yaitu tahun 1750-1850. Namun karena revolusi industri mengakibatkan perubahan secara besar-besaran maka waktu 100 tahun bukan menjadi waktu  yang  lama.  Untuk  itulah  revolusi  industri  tetap  dikategorikan dalam perubahan sosial budaya cepat.  
Apakah yang dimaksud perubahan sosial  budaya  cepat  atau  revolusi?  Revolusi  adalah  perubahan  sosal yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan hal-hal mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan. Perubahan besar apa saja yang terjadi sebagai akibat dari revolusi industri? Perubahan besar terjadi di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi. 
Revolusi industri dimulai di Britania Raya dan menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika, dan Jepang. Revolusi Inggris dianggap sebagai pelopor revolusi di negara lain. Revolusi industri membawa akibat dalam berbagai bidang kehidupan bagi negaranya ataupun bagi negara lain, antara lain sebagai berikut.
a)  Proses mekanisasi dalam usaha industri b)  Perdagangan makin berkembang
c)  Transportasi lancar
d)  Berkembangnya urbanisasi
e)  Terjadinya kesenjangan sosial
Selain akibat di atas, setelah adanya revolusi industri terjadi perubahan pada sendi atau dasar dari kehidupan masyarakat terutama pada lembaga kemasyarakatan. Revolusi industri mengubah pola hubungan antara buruh dan majikan, sistem kekeluargaan dan sebagainya. Pada dasarnya perubahan sosial budaya yang cepat atau revolusi dapat terjadi tanpa direncanakan atau direncanakan terlebih dahulu.&nb
sp;

Perubahan Dilihat dari Pengaruhnya

1). Perubahan yang Pengaruhnya Kecil
Apakah kamu pernah memotong rambut sesuai dengan gaya rambut terbaru yang sedang tren? Bukankah ketika memilih baju   kamu akan memilih yang sesuai dengan model saat ini? Apakah terjadi perubahan model baju yang kamu pakai tahun ini dengan tahun kemarin? Apakah semua orang mengikuti model rambut atau gaya berbusana yang sedang populer? Perubahan yang pengaruhnya kecil diikuti oleh sebagian kecil orang. Perubahan ini tidak membawa perubahan mendasar pada bidang kehidupan. 
Apakah kamu dapat memberikan contoh  perubahan  yang pengaruhnya kecil? Apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya kecil? Perubahan yang pengaruhnya kecil merupakan perubahan yang tidak membawa perubahan pada unsur struktur sosial masyarakat. Perubahan yang pengaruhnya kecil    artinya perubahan tersebut hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja sehingga perubahan ini tidak membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar masyarakat.
2). Perubahan yang Pengaruhnya Besar
Pada bentuk  perubahan  sebelumnya kamu  telah  membahas  materi tentang revolusi sebagai perubahan yang mempengaruhi sendi-sendi dan dasar kehidupan masyarakat. Perubahan semacam ini termasuk dalam bentuk perubahan yang pengaruhnya besar. Lalu apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya besar? Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang membawa perubahan dalam sendi-sendi kehidupan dalam suatu masyarakat. 
Dapatkah kamu memberikan contoh mengenai perubahan sosial yang pengaruhnya besar? Industrialisasi merupakan salah satu contoh dari bentuk perubahan ini. Seberapa besar pengaruh   proses   industrialisasi?   Industrialisasi   membawa   pengaruh besar terhadap berbagai bidang kehidupan di masyarakat. Industrialisasi merupakan proses perubahan sosial ekonomi yang mengubah sistem mata pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. 
Di manakah kita dapat menemukan industrialisasi? Proses Industrialisasi dapat ditemukan dalam masyarakat kota ataupun masyarakat desa. Pembangunan pabrik-pabrik untuk kepentingan industri sebagai bagian dari proses industrialisasi. Dapatkah kamu menemukan contoh lain berkaitan dengan perubahan sosial yang pengaruhnya besar?

Perubahan Dilihat dari Perencanaannya

1). Perubahan yang Direncanakan/Planned Change
Pembangunan dapat dikatakan sebagai contoh perubahan sosial yang dikehendaki dan direncanakan. Salah satu contoh pembangunan yang dilakukan di Indonesia adalah pembangunan jalan. Kondisi jalan di Indonesia berbeda-beda, terdapat jalan yang sudah tertata dengan baik, misalnya beraspal mulus, dan terdapat jalan yang kondisinya belum beraspal. 
Jalan yang terdapat di suatu daerah bermacam-macam, ada jalan nasional dan jalan daerah. Jalan nasional adalah jalan penghubung antarprovinsi yang dibangun untuk memperlancar transportasi lintas nasional, sehingga langsung menjadi tanggung jawab negara. Sedangkan jalan daerah merupakan jalan penghubung antardaerah di dalam provinsi. Jalan penghubung antar kabupaten/kota menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi, sedangkan jalan penghubung antarkecamatan merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten. 
Siapakah yang merencanakan pembangunan jalan? Pembangunan jalan direncanakan oleh pihak-pihak yang merencanakan perubahan atau biasa disebut agent of change. Siapa yang dapat dikategorikan sebagai agent of change? Pemerintah, masyarakat, atau tokoh masyarakat dapat menjadi contoh pihak yang berperan dalam merencanakan perubahan.
2). Perubahan yang Tidak Direncanakan/Unplanned Change
Apakah perubahan yang terjadi akibat dari bencana alam direncanakan sebelumnya? Apa yang dimaksud dengan perubahan yang tidak direncanakan? Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat. 
Bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir dan sebagainya akan membawa perubahan bagi masyarakat yang mengalaminya. Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan terkadang terjadi sebagai akibat perubahan yang direncanakan. Sebagai contoh, perubahan penggunaan traktor dalam teknologi pertanian merupakan sebuah perubahan yang direncanakan. 
Kemajuan dan penerapan teknologi tersebut menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan biaya. Namun di sisi lain menimbulkan dampak yang tidak direncanakan, misalnya, banyak buruh tani kehilangan pekerjaan karena tenaganya telah digantikan mesin. Selain itu, dampak lainnya adalah memudarnya nilai kegotongroyongan warga masyarakat dalam mengerjakan lahan pertaniannya.
Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya

Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya

Perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat terjadi dalam berbagai lingkup atau skala. Dalam lingkup yang sempit, perubahan ruang dan interaksi ruang dapat terjadi antara desa dengan kota, dan dalam skala luas dapat terjadi antarnegara dan benua.
Perubahan ruang dan interaksi antarruang dalam lingkup desa dan kota telah menimbulkan berbagai pengaruh bagi desa maupun kota. Di Asia dan benua lainnya,   perubahan ruang terlihat dari adanya alih fungsi lahan dari hutan menjadi pertanian dan permukiman, serta dari pertanian menjadi permukiman. Di Eropa perubahan tersebut telah berlangsung lama dan meningkat saat revolusi industri. Akibatnya banyak terbentuk kota-kota dan meningkatkan jumlah penduduk yang tinggal di kota.
perbandingan penduduk kota dan desa di asia dan persebarannya
Di Asia, perubahan ruang terlihat dari alih fungsi lahan.  Sekitar 50 persen lahan di Asia telah berubah menjadi wilayah pertanian. Banyak daerah di Asia berubah menjadi daerah perkotaan. Perubahan tersebut mendorong terjadinya interaksi antarruang dalam bentuk perpindahan penduduk dari desa ke kota. Pada tahun 2015, sekitar 47 persen penduduk Asia tinggal di daerah perkotaan (WPDS, 2015).
Kota-kota di Asia dan benua lainnya menjadi tujuan penduduk dari  desa- desa di sekitarnya. Perkembangan ekonomi yang cepat di daerah perkotaan membuat banyak peluang kerja dan kesempatan berusaha, sehingga banyak penduduk desa pindah ke kota. Ada sejumlah faktor yang mendorong penduduk desa di Asia pindah ke kota, yaitu alasan ekonomi seperti  makin terbatasnya lapangan  kerja di  desa  dan  faktor  lainnya seperti  konflik, bencana alam, terbentuknya gurun (desertification) dan intrusi atau masuknya air laut ke arah daratan.
Interaksi keruangan antara desa dan kota di Asia dan benua lainnya telah berdampak secara ekonomi, sosial, budaya, politik, dan pendidikan. Adapun dampak dari interaksi desa kota adalah sebagai berikut.
1. Makin  beragamnya   orientasi   mata  pencaharian   dari   yang  hanya berorientasi pertanian, berkembang menjadi industri yang memanfaatkan hasil pertanian.
2. Makin  meningkatnya  produktivitas  pertanian  dan  adanya  teknologi tepat guna atau cara bertani yang lebih maju.
3. Makin  baiknya  sarana  transportasi  antara  desa  dan  kota,  sehingga memperlancar mobilitas penduduk maupun barang dari desa ke kota atau sebaliknya.
4. Budaya kota biasanya masuk  ke desa,  baik dalam  cara berpakaian, bahasa, seni, dan sebagainya yang   tidak selalu sesuai dengan budaya desa.
5. Berkembangnya  media  massa  membuat  warga  desa  semakin  melek dengan isu-isu politik yang sedang berkembang, sehingga kesadaran politik warga desa terus meningkat.
6. Makin banyaknya guru dan sekolah dibangun di desa, sehingga tingkat pendidikan di desa meningkat.
Bagi kota, desa memiliki peran yang sangat penting. Interaksi keruangan antara kota dan desa membawa pengaruh terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan politik di kota. Adapun pengaruh tersebut adalah sebagai berikut.
1. Secara ekonomi kota memperoleh sumber daya dari desa, baik berupa sumber daya manusia berupa tenaga kerja mapun sumberdaya alam berupa hasil pertanian atau hasil tambang.
2. Penduduk desa yang bekerja di kota sebagian tidak menjadi penduduk
kota yang sukses dan sebagian menimbulkan masalah kemiskinan di kota yang tampak dari adanya permukiman kumuh.
3. Kota dihuni oleh penduduk pendatang dari desa yang sebagian masih mempertahankan budaya atau cara hidup di desa.
Pengaruh interaksi keruangan biasa terjadi antarnegara dan antarbenua. Jarak yang jauh kini tidak lagi menjadi hambatan dalam melakukan interaksi berkait kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta transportasi. Peristiwa di suatu negara  dengan cepat disaksikan oleh penduduk di negara atau benua lain. Pengaruh antarnegara dapat berupa pengaruh ekonomi, sosial, budaya dan politik. Adapun pengaruh tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. 

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Ekonomi

Interaksi antarruang terjadi karena adanya kebutuhan yang salah satunya adalah kebutuhan akan barang dan jasa yang tidak mampu diproduksi oleh suatu negara. Negara yang memasok kebutuhan tersebut memperoleh keuntungan ekonomi dari barang dan jasa yang dipasoknya. 
Keuntungan tersebut menguntungkan  negara karena banyak  tenaga kerja  yang terlibat dan diperolehnya devisa dari hasil penjualannya. Bagi negara yang dipasok kebutuhannya, keuntungan diperoleh dari barang dan jasa yang diperolehnya. Barang dan jasa tersebut dapat berupa barang konsumtif maupun untuk keperluan produksi, misalnya mesin-mesin industri.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Sosial

Interaksi antarnegara dan benua juga melibatkan manusia sebagai pelakunya. Interaksi sosial    antarmanusia yang memiliki kehidupan sosial berbeda kemudian terjadi. Interaksi tersebut dapat terjadi dengan saling bertemu atau melalui media komunikasi.   Kehidupan sosial dapat berubah karena adanya pengaruh dari interaksi tersebut. Sebagai contoh adanya wisatawan dari negara lain yang datang ke Indonesia.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Budaya

Saat ini interaksi antarruang tidak hanya bertemu secara fisik melalui tatap muka. Media transportasi dan komunikasi membuat interaksi ruang dapat terjadi lebih intensif. Kondisi ini membuat interaksi antarmasyarakat dengan budaya yang berbeda semakin sering terjadi. 
Kemajuan teknologi transportasi juga mendukung terjadi interaksi budaya secara langsung melalui pertemuan antarmasyarakat dengan budayanya secara fisik. Kemajuan teknologi komunikasi sangat mendukung interaksi budaya secara tidak langsung.
Peristiwa budaya dari suatu masyarakat dengan mudah dapat disaksikan oleh masyarakat di daerah yang berbeda. Budaya tersebut kemudian mempengaruhi budaya masyarakat yang menyaksikannya. Sebagai contoh, cara berpakaian seorang artis Hollywood dengan cepat ditiru oleh banyak masyarakat di negara lainnya atau di benua yang berbeda. Contoh lainnya, makanan China telah lama banyak ditiru dan mempengaruhi masyarakat di negara lainnya. 

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Politik

Interaksi antarruang juga mempengaruhi kehidupan politik suatu negara. Kehidupan politik suatu negara seringkali dipengaruhi oleh negara lain. Sistem pemerintahan dan  sistem demokrasi yang dipilih banyak negara saat ini adalah hasil pengaruh dari negara lain yang lebih dulu mengembangkannya. Walaupun ada penyesuaian tetapi secara umum biasanya mengacu pada sistem pemerintahan dan demokrasi negara tertentu.
Dinamika kehidupan politik suatu negara juga tidak lepas dari adanya interaksi dalam bentuk komunikasi antarwilayah atau negara di dunia. Peristiwa politik di suatu negara dapat mempengaruhi kebijakan politik negara lain. 
Sebagai contoh, pertikaian antara Israel dan Palestina mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam melakukan hubungan dengan Israel maupun Palestina.   Indonesia mendukung perjuangan Palestina dan tidak melakukan hubungan diplomatik dengan Israel. Masyarakat Indonesia juga seringkali melakukan protes terhadap Israel karena adanya tayangan kekerasan Israel terhadap Palestina.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Pendidikan

Pendidikan merupakan modal dasar untuk menuju kemajuan suatu bangsa. Banyak negara yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan warganya, sehingga mereka berhasil menjadi negara maju. Walaupun demikian, sebagian negara masih tertinggal dalam hal pendidikan. Penyebabnya antara lain karena masalah ekonomi dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Dalam perkembangan berikutnya, banyak negara menjadi semakin memperhatikan pendidikan. Interaksi antara wilayah desa kota membuat masyarakat desa semakin menyadari pentingnya pendidikan. Di banyak negara, akses terhadap pendidikan menjadi semakin baik karena negara berupaya memberikan fasilitas pendidikan sampai ke desa. Banyak penduduk desa yang melanjutkan pendidikannya ke kota.
Dalam lingkup negara, salah satu kerja sama hubungan antarnegara adalah dalam bidang pendidikan. Banyak negara berkembang mengirim pelajar dan mahasiswa ke negara-negara maju. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di negara-negara berkembang. Negara maju juga banyak yang menyediakan fasilitas beasiswa bagi negara-negara lainnya yang masih berkembang
Dinamika Penduduk Benua Eropa

Dinamika Penduduk Benua Eropa

Pada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa   mencapai   730.000.000   jiwa. Pada tahun 2015, angka tersebut bertambah      menjadi      742.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi penambahan sebesar 12.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Penambahan tersebut lebih  rendah  dari Asia  dan Amerika. Mengapa demikian?
Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih rendah tidak lepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Angka  kelahiran  hanya  11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap  1.000  penduduk.  Bertambahnya  penduduk Eropa disumbang dari migrasi masuk ke Eropa dari benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun.
persebaran bahasa di eropa
Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah. Umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel.

Eropa merupakan wilayah tujuan migrasi penduduk dari berbagai negara, khsuusnya     negara-negara     di    Afrika Utara dan Timur Tengah yang sedang berkonflik.  Pada  tahun  2015  saja, sebesar 836.000 orang datang ke Eropa, khususnya Jerman,Inggris dan Swedia. Daerah konflik seperti Syria, Irak, Mesir dan beberapa negara lainnya menjadi penyumbang utama migran ke Eropa. Mereka    mencarintempat    yang    lebih aman dan menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Penduduk tersebut tersebut merupakan  pengungsi  dan  banyak  dari dari mereka  meninggal di lautan  karena perahu yang seadanya.

London, Madrid, dan Warsawa. Di Jerman, konsentrasi penduduk tidak hanya sekitar pantai tetapi juga sampai pedalaman mengingat banyak kota dan industri yang dibangun sampai ke daerah pedalaman benua. Demikian halnya dengan Kota Madrid yang berada jauh di pedalaman, memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi.
Penduduk  Eropa  menunjukkan bahwa  sebesar  16  persen  kurang  dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif.
Penduduk Eropa umumnya memiliki kualitas hidup sangat tinggi dan tinggi. Negara di Eropa dengan kualitas penduduk sangat tinggi umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan, sedangkan untuk Eropa timur kualitasnya tergolong tinggi.  
Negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. 
Penduduk Eropa sangat beragam, namun sebagian besar penduduknya termasuk keturunan induk bangsa Kaukasoid yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa. Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut.
a. Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru,  tengkorak  panjang,  dan  muka  sempit.  Mereka  banyak  tinggal  di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
b. Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan.
c.  Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
d. Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal
di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.
e. Bangsa  Dinarik,  ciri  memiliki  rambut  gelap  dan  banyak  terdapat  di
Rumania.
Penduduk Eropa menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian utara, Belanda, dan negara-negara Skandinavia. 
Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro.
Hampir di setiap negara Eropa terdapat banyak komunitas pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Perancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua.
Benua Eropa memiliki banyak ragam bahasa dan kebanyakan negara memiliki setidaknya satu bahasa resmi. Bahasa Inggris merupakan bahasa di Eropa yang kemudian menjadi bahasa internasional. Namun, masing-masing negara di Eropa memiliki bahasanya sendiri. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Selain itu, terdapat bahasa yang digunakan secara regional maupun lokal. 
Selain bahasa, Eropa memiliki ragam budaya dalam bentuk seni dan makanan.  Karya  seni  masyarakat  Eropa  telah  lama  berkembang,  bahkan sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya Eropa  adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya bidang filsafat.

Contoh Soal Tema Dinamika Penduduk Benua Er
opa.

1. Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok.

2. Beberapa negara di Eropa menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang rendah. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut.

3.  Budaya Eropa sangat kaya dan beragam.  Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Eropa berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Eropa.

4.   Buatlah contoh-contoh budaya Eropa seperti yang ditulis pada tabel poin 2 dalam bentuk foto atau video. Carilah contoh-contoh tersebut di internet atau secara langsung memotretnya di lingsungan sekitar kalian.

5.   Sampaikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas.

Dinamika Penduduk Benua Afrika

Dinamika Penduduk Benua Afrika

Pada tahun 2015,  jumlah penduduk Afrika mencapai 1.171.000.000 jiwa (WPDS, 2015). Angka tersebut bertambah    sebesar 265.000.000 jiwa dari jumlah penduduk tahun 2005 yang berjumlah 906.000.000 jiwa. 
Besarnya angka pertambahan penduduk tersebut tidak lepas dari tingginya angka kelahiran di Afrika yang mencapai angka 36 tiap 1000 penduduk. Angka kematian penduduk Afrika juga besar yaitu mencapai 10 jiwa tiap 1.000.
dinamika penduduk afrika

Angka migrasi juga negatif kecuali Afrika Selatan, artinya ada penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya.   Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Sebaran   penduduk   Benua  Afrika juga tidak merata. Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni yaitu di wilayah gurun. 

Wilayah dengan kepadatan tinggi terdapat di bagian utara Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, bagian timur Afrika Selatan, sepanjang lembah Sungai Nil dan seterusnya. Wilayah dengan kepadatan rendah terdapat di Gurun Sahara dan bagian tengah Tengah Afrika.
Afrika memiliki angka kelahiran yang    tinggi    seperti    halnya    juga Asia Selatan. Banyak hal menjadi penyebabnya yaitu sistem keluarga yang kuat, penduduk Afrika yang berorientasi pertanian cenderung memilih banyak anak agar dapat mengolah  lahannya,  banyaknya angka  kematian  yang  direspon dengan banyaknya anak, rendahnya pendidikan perempuan, dan kurangnya fasilitas hiburan atau rekreasi. Selain itu, akses terhadap fasilitas kesehatan juga masih rendah, khususnya alat kontrasepsi.
Kualitas penduduk Afrika umumnya relatif rendah. Berdasarkan kriteria Human Development Index (HDI), tidak ada satu  negara pun yang memiliki kualitas penduduk yang tergolong sangat tinggi (lihat Gambar 1.39). 
Beberapa negara memiliki kualitas penduduk yang tinggi seperti Aljazair dan Tunisia. Negara yang kualitas penduduknya tergolong sedang antara lain Mesir, Afrika Selatan, dan Namibia. Negara dengan kualias penduduk rendah di antaranya adalah Sudan, Ethiopia, Kenya, dan Chad.
Sebagian  besar  penduduk  Benua Afrika  adalah  keturunan  negro  yang berkulit hitam. Hal inilah yang menyebabkan Benua Afrika mendapat julukan Benua Hitam. Bangsa Negro di Afrika dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan dengan ciri kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, 
Golongan kedua adalah Negro Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan tetapi kulitnya lebih terang. Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai berikut.
a. Ras Negro yang mendiami sebelah selatan Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras negro ini terdiri atas beberapa suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Bantu.
b. Ras Kaukasoid dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Ras
ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid.
c. Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa dengan kulit putih, keturunan
Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika Selatan.
d. Suku  pribumi  merupakan  penduduk  asli  yang  banyak  tinggal  di daerah-daerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas Suku Pygmy di hutan Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan.
Seperti halnya benua Asia dan benua lainnya, Benua Afrika juga memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara. Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab, budaya Afrika kemudian berkembang. Demikian halnya dengan masuknya budaya Eropa.
Penduduk Afrika menganut  beragam  agama.  Di  kawasan Afrika  Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Di kawasan Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Kristen lebih banyak dibandingkan Islam dan Hindu. 
Di kawasan Afrika Tengah, jumlah terbanyak ialah penganut kepercayaan animisme. Adapun di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut oleh penduduk Afrika ialah Yahudi, dan Katolik Roma. 
Budaya Afrika dapat dilihat dalam wujud seni, bahasa, dan agama. Karya seni dapat berupa ukiran kayu, kerajinan dari kulit, dan alat musik. Kerajinan patung biasanya menggunakan tema pasangan laki dan perempuan, perempuan dan anaknya, laki-laki dengan senjata dan binatang dan orang asing. Musik dan tari penduduk asli Afrika yang menggunakan tradisi lisan yang berbeda dengan musik dan tari dari penduduk pendatang dari Arab. 
Penduduk asli, khususnya di wilayah sub Sahara menekankan pada nyanyian karena nyanyian berfungsi sebagai cara komunikasi. Dalam perkembangannya, budaya barat juga mempengaruhi budaya Afrika.
Benua Afrika  memiliki  keragaman  bahasa  yang  sangat  tinggi.  Namun terdapat  bahasa  utama  yang  digunakan  yaitu Arab,  Swahili,  dan  Hausa. Diperkirakan jumlah bahasa yang digunakan mencapai 1.500-2.000 bahasa. Dari jumlah tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu:
a. Afro-Asiatika, meliputi Afrika bagian utara, jumlahnya sekitar 200 bahasa.
b. Nilo-Saharan, mencakup wilayah Tengah dan Timur Afrika, jumlahnya mencapai sekitar 140 bahasa.
c. Congo-Saharan (Niger-Congo), mencakup dua pertiga Afrika sebagai
cabang utama Niger-Congo, jumlahnya mencapai 1000 bahasa dengan
200 juta penutur. Bahasa Bantu di Tengah, Selatan dan Timur Afrika membentuk sub-kelompok dari cabang Niger-Congo.
d. Khoisan, mencakup bagian barat Afrika Selatan, jumlahnya sekitar 30
bahasa.

Contoh Soal Tema D
inamika Penduduk Benua Afrika.


1.   Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok

2.   Perhatikanlah Peta Sebaran Penduduk Afrika. Penduduk Afrika tersebar di sejumlah wilayah. Diskusikanlah mengapa sebarannya seperti itu!

3.   Pertumbuhan penduduk Afrika  menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut.

4.   Budaya Afrika sangat kaya dan beragam. Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Afrika berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Afrika.

5.   Buatlah contoh-contoh budaya Afrika seperti yang ditulis pada tabel poin 4 dalam bentuk foto atau video. Carilah contoh-contoh tersebut di internet atau secara langsung memotretnya di lingsungan sekitar kalian.

6.   Sampaikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas

Demikianlah dinamika penduduk yang terjadi di wilayah Benua Afrika. Semoga dapat menambah wawasan anda.
Dinamika Penduduk Benua Amerika

Dinamika Penduduk Benua Amerika

Penduduk     Benua     Amerika pada tahun 2005 mencapai angka 888.000.000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 mencapai 987.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi pertambahan penduduk sebesar 99.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong rendah, yakni 0,9% per tahun.
kepadatan penduduk amerika
Seperti halnya Asia, sebaran penduduk Amerika juga tidak merata. Konsentrasi penduduk Amerika berada  di  bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih rendah kepadatan penduduknya.    
Demikian halnya dengan wilayah paling utara dan paling selatan. Kedua wilayah tersebut mendekati kutub utara dan kutub selatan. 
Wawasan

Benua Amerika dihuni oleh banyak etnik, salah satunya adalah etnik kulit hitam atau negro. Keberadaan etnik tersebut tidak lepas dari praktek perbudakan. Mereka didatangkan dari Afrika sebagai budak. Selama 360 tahun, antara tahun 1500 sampai 1860 an sebanyak 12 juta penduduk Afrika dipindahkan secara paksa ke Amerika untuk menjadi budak atau pekerja. Sebagian besar dibawa ke Amerika Selatan.

Dinamika Penduduk Benua Amerika

Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia menunjukkan bahwa sebesar 24 persen dari penduduknya berusia kurang dari 15 tahun dan sekitar 10 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti sebesar 34 persen penduduknya termasuk penduduk usia tidak produktif. Selebihnya atau sebesar 66 persen merupakan penduduk usia produktif.
Benua Amerika memiliki kualitas penduduk yang bervariasi. Negara yang memiliki kualitas penduduk yang tinggi di antaranya adalah Amerika Serikat, Kanada, Argentina, dan Chile. Negara dengan kualitas penduduk yang tinggi adalah Meksiko, Brazil, dan sejumlah negara Amerika Latin lain. Negara dengan kualitas penduduk sedang adalah Paraguay, Bolivia dan sejumlah negara lain (lihat Gambar 1.39) 
Suku Indian merupakan peduduk asli Amerika. Namun jumlah mereka terus menyusut karena terdesak perkembangan orang-orang kulit putih yang berdatangan ke Amerika sejak abad ke-15. Penduduk asli lainnya adalah suku Eskimo. 
Penduduk pendatang berasal dari berbagai benua yang terdiri atas tiga ras utama, yaitu Ras Negroid dari Afrika, ras Mongolia dari Asia, dan ras Kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa. Dalam perkembangannya penduduk pendatang dan penduduk asli saling berbaur hidup bersama sehingga dapat dijumpai adanya penduduk campuran.
Budaya Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan.  Amerika Utara terdiri atas Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan budaya yang sangat beragam. 
Budayanya dibentuk oleh budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika dan Asia. Bahkan, budaya Amerika mempengaruhi budaya di wilayah lainnya di dunia. Bahasa utama yang digunakan penduduknya adalah Bahasa Inggris. Walaupun demikian, penduduk Amerika menggunakan juga Bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman.     Bahkan, Biro Sensus Amerika memperkirakan lebih dari 300 bahasa digunakan di Amerika Serikat.
Penduduk Amerika Serikat sebagian besar (83%) menganut agama Kristen. Sisanya menganut agama Yahudi dan Islam. Selain itu, terdapat pula penduduk Amerika Serikat yang tidak menganut agama atau ateis.
Budaya Amerika juga terlihat gaya berbusana, olah raga, dan makanan. Produk  budaya  seperti  jeans,  sepatu,  baseball,  topi  cowboy  dan  sepatu boots merupakan budaya Amerika. Hamburger, hotdog, keripik ketang, dan makaroni juga menjadi contoh budaya makanan dari Amerika Serikat. Dalam bidang seni banyak karya seni yang dijadikan kiblat bagi warga dunia seperti film dan acara televisi.
Selain budaya Amerika Utara, terdapat pula Budaya Amerika Selatan atau Amerika Latin. Beberapa budaya menunjukkan adanya perbedaan. Dilihat dari agamanya, penduduk Amerika Selatan didominasi oleh agama Katolik Roma. Selebihnya menganut agama Kristen Protestan, Hindu, Islam, Animisme dan Shamanisme. 
Bahasa Portugis dan Spanyol merupakan bahasa utama di Amerika Selatan. Selain itu, terdapat pula bahasa lainnya, seperti Aymara di Bolivia, Wayuu di Venezuela dan Kolombia, dan beberapa bahasa lainnya. Musik dan tari juga menjadi ciri budaya Amerika Selatan terutama tarian Samba dari Brazil, Tango dari Argentina dan Uruguay, dan Cumbia dari Colombia.

Contoh Soal Tema Dinamika Penduduk Benua Amerika.

1.   Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok

2.   Perhatikanlah peta sebaran bahasa utama di Amerika.

3.   Budaya Amerika, khususnya Amerika Serikat menyebar ke berbagai wilayah di dunia, termasuk Indonesia. Perhatikanlah lingkungan sekitar kalian dan tulislah sejumlah contoh budaya Amerika yang mempengaruhi budaya di Indonesia.  Buatlah deskripsi singkat tentang budaya Amerika yang diadopsi di Indonesia. 

Dinamika Penduduk Benua Asia

Dinamika Penduduk Benua Asia

Penduduk senantiasa berubah dari    sisi    jumlah,    distribusi, dan komposisinya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena adanya peristiwa kelahiran, kematian maupun karena adanya perpindahan penduduk atau migrasi. Karena itulah penduduk mengalami  dinamika  atau disebut dinamika penduduk yaitu perubahan keadaan penduduk. Perubahan komposisi penduduk seperti budaya, etnik, dan agama juga menunjukkan dinamika penduduk.

Hanya  beberapa  negara  di Asia yang memiliki penduduk pendatang (orang asing)    yang besar. Negara- negara tersebut adalah Hong Kong (39%), Makao (55%), Brunei (37%), Malaysia  (8%),  dan  Singapura (39%). 

Negara-negara  yang memiliki  pertambahan  penduduk usia tua atau lansia yang cepat seperti Jepang, China, dan Korea memiliki angka migrasi yang rendah. Negara pemasok migran ke negara-negara tersebut adalah Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Timor Leste, Bangladesh, Pakistan, dan Srilanka.

persebaran agama di asia

Dinamika Penduduk Benua Asia

Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS), pada     tahun     2005     jumlah penduduk Asia mencapai 3.921.000.000 jiwa. Jumlah tersebut bertambah menjadi 4.397.000.000 pada tahun 2015. Ini berarti penduduk Asia bertambah sebesar 476 juta jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.
Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan. Wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya. 
Dilihat dari komposisi berdasarkan usia, sebesar 25 persen penduduk Asia berusia di bawah usia 15 tahun dan sebesar   8 persen berusia   65 ke atas. Penduduk Asia berusia   antara 15 sampai 65 tahun sebesar 67 persen. Ini berarti sebagian besar penduduk Asia tergolong usia produktif. Penduduk usia produktif adalah penduduk berusia antara 15 sampai 65 tahun (WPDS, 2015).
Laju pertumbuhan penduduk Asia mencapai 1.5% per tahun. Walaupun begitu, persebaran dan pertumbuhan-penduduknya tidak merata di setiap kawasan. Contoh, Yaman, Suriah, Arab Saudi, Laos, dan Yordania merupakan negara-negara dengan pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5%.
Penduduk Asia memiliki kualitas yang dapat dilihat dengan menggunakan ukuran Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Human Development Index (HDI) merupakan gabungan dari indikator Angka Harapan Hidup sejak Lahir (Life Expectancy at Birth), pendidikan, dan pendapatan per kapita. 
Jika suatu negara memiliki skor HDI yang tinggi, maka penduduk negara tersebut    menunjukkan angka harapan hidup yang lebih panjang, lama pendidikan yang lebih lama (rata-rata pendidikannya tinggi), dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi. 
Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Sejumlah negara di Asia memiliki kualitas yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya sedang dan rendah. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei, china dan Saudi Arabia masuk kelompok dengan kualitas penduduk atau HDI sangat tinggi.
Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat tinggi. Sedangkan untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal untuk kategori rendah.
Dilihat dari komposisi berdasarkan ras, penduduk di Benua Asia terdiri atas tiga ras utama yaitu Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe ras tersebut telah bercampur baur sehingga mengalami proses asimilasi antara satu dan lainnya. Dalam wilayah tertentu masih terdapat ras yang dominan sebagai berikut.
a. Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras
Europoid.
b. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid. 
c. Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid.
d. Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku bangsa
Dravida di India Selatan dan Srilanka.
e. Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan, khususnya negara-negara di
Semenanjung Arab (Yaman, Oman), didominasi ras Negroid.
f.  Asia  Kecil,  Asia  Barat  (Timur  Tengah)  bagian  utara  didominasi  ras
Kaukasoid/Europo id dan ras Negroid.
Asia  memiliki  budaya  yang  sangat  beragam. Asia  merupakan  tempat lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme,  Shinto,  Buddha,  Islam,  Kristen,  dan Yahudi  (Judaism). Agama- agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia.
Selain agama, Benua Asia juga memiliki banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih dari satu bahasa asli atau pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat sekitar 600 bahasa asli atau daerah, Filipina terdaat 100 bahasa daerah.
Keragaman dan kekayaan budaya Asia juga terlihat dari karya seni, literatur dan musik. Porselen, keramik, kaligrafi, lukisan, peralatan dari gelas dan metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni berupa alat musik juga sangat banyak jenisnya.

Contoh Soal Tema Dinamika Penduduk Benua Asia

1. Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok.
2. Setiap kelompok menelusuri budaya dari sejumlah negara di Asia, seperti bahasa, agama, karya seni, alat musik tradisional, dan lain-lain.
3. Catatlah hasil penelusuran pada tabel seperti berikut ini

Dinamika Penduduk Benua Australia

Dinamika Penduduk Benua Australia

Pada tahun 2015 penduduk Australia mencapai 23.900.000 jiwa. Pada tahun 2005,  jumlah  penduduknya  mencapai 20.400.000 jiwa atau terjadi penambahan sebesar 3.500.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Jumlah penduduk Australia memang jauh lebih kecil jika dibandingkan benua lainnya.
Penambahan jumlah penduduk Australia terjadi karena adanya kelahiran yang mencapai 13 kelahiran tiap 1.000 penduduk. Angka kematiannya adalah 7 kematian tiap 1.000 penduduk. Australia juga menjadi negara tujuan  migran dari berbagai negara lainnya, sehingga migrasi neto negara ini mencapai angka 8.
dinamina penduduk australia

Dinamika Penduduk Australia

Meskipun Australia merupakan negara yang amat luas, tetapi tidak banyak daerah yang cocok untuk daerah hunian. Daerah-daerah yang paling sesuai untuk hunian adalah daerah pantai yang iklimnya nyaman dan curah hujannya cukup.  
Daerah  pantai Australia  sebelah  Utara  tidak  dihuni  oleh  banyak penduduk karena iklim tropisnya sangat kering, sedangkan daerah pedalaman dan daerah pantai Barat Australia terlalu gersang. Kebanyakan orang Australia, yakni lebih dari 85% tinggal di kota kecil dan kota besar. Kota-kota tersebut pada umumnya terletak di tepi pantai. 
Australia sering dijadikan daerah tujuan utama dari negara-negara konflik, termasuk dari Timur Tengah. Mengapa demikian? Ternyata Australia   telah   memiliki   hukum yang mengatur tentang pengungsi. Australia telah menandatangani konvensi   Pengungsi   tahun   1951 yang mengharuskan negara tersebut mengurus pengungsi yang datang ke wilayahnya.
Australia merupakan negara sekaligus benua dengan kualitas penduduk yang sangat tinggi. Salah satu indikator kualitas penduduk yaitu angka harapan hidup menunjukkan kategori tinggi, yaitu 82 tahun. Ini menunjukkan penduduk Australia memiliki kondisi kesehatan yang baik. Pendapatan penduduk Australia juga tergolong tinggi yang mencapai 42.880 dolar (WPDS,
2015).
Sebagian besar (92%) penduduk Australia adalah bangsa kulit putih atau ras kaukasoid, selebihnya adalah dari Asia (7%), Aborigin dan lainnya (1%). Bangsa kulit putih umumnya adalah dari Eropa yang sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia, sisanya dari Italia, Belanda, dan Skotlandia, Jerman, dan Yunani. Penduduk yang berasal dari Asia,  sebagian besar dari China dan India.
Australia memiliki budaya yang beragam. Budaya Australia terdiri atas budaya suku asli yaitu suku Aborigin dan penduduk selat Torres, serta budaya suku pendatang. Banyaknya penduduk pendatang di Australia memperkaya budaya Australia. 
Karena sebagian besar penduduk pendatang berasal dari Eropa, maka budaya Eropa tampak lebih dominan. Salah satunya adalah dalam hal   penggunaan bahasa. Bahasa nasional Australia adalah Bahasa Inggris. Semua penduduk di Australia didorong untuk meguasai Bahasa Inggris.
Sebagian besar penduduk Australia beragama Kristen Protestan (61,2%), Budha (2,5%), Islam (2,2%), Hindu (1,3%), dan sejumlah agama lainnya. Besarnya penduduk yang beragama Kristen tidak lepas dari banyaknya penduduk Australia yang berasal dari Inggris dan negara lainnya di Eropa. Walaupun demikian agama dan kepercayaan penduduk asli juga dihargai dan diberi kebebasan untuk menjalankannya.

Contoh soal tema Dinamika Penduduk Benua Australia.

1. Perhatikanlah peta sebaran penduduk Australia! Deskripsikanlah sebaran penduduk Australia, apakah tersebar merata atau tersebar di wilayah tertentu!

2. Sebaran penduduk dipengaruhi oleh banyak faktor. Diskusikanlah faktor apa saja yang mempengaruhi sebaran penduduk Australia!.

3.   Buatlah tulisan tentang budaya suku asli Australia yaitu Suku Aborigin dan Penduduk Selat Torres. Lengkapilah tulisan dengan ilustrasi gambar.

Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Mesir

Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Mesir

Mesir   terletak   pada   250BT- 360BT dan 220LU–320LU. Secara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara dengan posisi sebagian negaranya menghadap Laut Mediterania dan Laut Merah. Negara ini berbatasan di utara dengan Laut Mediterania, di sebelah barat dengan Libya, di sebelah selatan berbatasan dengan Sudan,   dan   di   sebelah   timur dengan Laut Merah. Luas wilayah mencapai 1.500.000 km2.
letak negara mesir

Wawasan

Terusan  Suez  diresmikan  pada  tahun 1869 dan dibangun atas prakarsa   seorang insinyur Perancis bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps. Terusan tersebut menghubungkan Pelabuhan Said di Laut Tengah dengan Suez di Laut Merah. Sebelum   ada   terusan   ini,   transportasi dilakukan   dengan   memindahkan   barang dari kapal ke kendaraan darat dari Laut Tengah ke Laut Merah.

Posisi Mesir menjadi sangat penting karena adanya sebuah terusan yaitu Terusan Suez. Terusan tersebut memperpendek jarak dari Eropa ke negara- negara Asia dan Australia atau sebaliknya. Sebelum adanya terusan tersebut, perjalanan laut dari Eropa ke negara-negara Asia dan Australia atau sebaliknya harus mengelilingi Afrika melewati pantai barat Afrika dan lautan di selatan Afrika. Jarak tersebut tentu sangat jauh dan memerlukan waktu yang lama.

Iklim di Negara Mesir

Mesir memiliki iklim subtropis dan gurun. Hanya ada dua musim utama di Mesir yaitu musim panas yang sangat panas (hot summer) dan musim dingin yang ringan (mild winter). Musim panas berlangsung dari Mei sampai Oktober, sedangkan musim dingin berlangsung  dari  November sampai April.
Suhu udara di Mesir dapat dibedakan antara wilayah utama, yaitu    pantai    laut    Mediterania dan daerah pedalaman Mesir. Di wilayah pantai Laut Mediterania, suhu udara tidak sebesar di daerah pedalamannya. Di wilayah ini, pada musim dingin suhu udara berkisar antara 9,50C sampai 230C, sedangkan pada musim panas antara 170C sampai 320C. 
Di daerah pedalaman Mesir suhu udara dapat mencapai lebih dari 400C ada siang hari. Seperti di daerah gurun lainnya, suhu udara dapat berbeda jauh antara siang dan malam. Di wilayah gurun, siang hari di musim panas suhunya dapat mencapai 430C dan malam hari mencapai 70C, sedangkan pada musim dingin, suhu siang hari mencapai sekitar 180C dan malam hari dapat mencapai 00C.
Curah  hujan  di  Mesir  hanya  sekitar  20-200  mm/tahun. Wilayah  yang kering berada di bagian tengah dan selatan, sedangkan wilayah utara yang menghadap ke arah Laut Mediterania curah hujan lebih besar. Namun secara umum, curah hujan di Mesir sekitar 80 mm/tahun.
Setiap tahun  antara Maret dan Mei terdapat angin yang berhembus dari selatan atau barat daya. Angin tersebut panas, kering dan berdebu yang oleh penduduk lokal disebut Sirocco dan  Khamsin. Angin yang kering dan panas tersebut jika melewati gurun akan membawa serta debu dan pasir.    Suhu angin tersebut dapat mencapai 450C dan dengan kecepatan 140 km/jam dapat merusak tanaman yang dilewatinya. 

Bentuk Muka Bumi Negara Mesir

Sebagian besar wilayah Mesir merupakan gumuk pasir (sand dunes) yang terletak pada wilayah yang rendah antara gurun Bagian Barat dan Gurun Lybia. Walaupun demikian ada beberapa bentuk muka bumi utama yang dapat dijumpai di wilayah Mesir, yaitu:
1).  Semenanjung Sinai
Semenanjung Sinai terletak di sebelah timur Terusan Suez dan berbatasan dengan Israel. Semenanjung Sinai terdiri atas dataran tinggi dan pegunungan.
2).  Gurun Arabia
Daerah ini merupakan pegunungan yang kasar, sangat tandus dan bergelombang. Posisinya terletak antara Sungai Nil dan Pegunungan di tepi Laut Merah. Puncak tertingginya adalah Jabel Hemada (1977 m). 
3).  Gurun Libya
Gurun Libya merupakan sebuah permukaan daratan yang letaknya lebih rendah dari permukaan laut (Depresi Kontinental). Posisi Gurun Libya berada di sebelah barat dari Sungai Nil.
4).  Lembah Sungai Nil
Lembah Sungai Nil merupakan dataran rendah yang sangat subur. Karena itu, lembah Sungai Nil menjadi pusat aktivitas pertanian, penduduk, sumber air bersih dan irigasi. Sekitar 98 persen penduduk Mesir tinggal di Lembah Sungai Nil. Sungai Nil memiliki panjang 5.600 km dan menjadikannya sebagai sungai terpanjang di dunia.
d. Geologi
Mesir memiliki sumber daya alam berupa minyak dan gas, bijih besi, posfat, mangan, lempung, gipsum, talk, asbes, timah, emas, dan zinc.  Gurun Mesir menyediakan pasokan garam yang berlimpah
Wawasan

Mengapa disebut Laut Merah? Collin Humpreys, seorang ahli fisika dari Universitas Cambridge, melakukan penelitian tentang penamaan Laut Merah. Hasilnya penamaan Laut Merah (Red Sea) terjadi karena kesalahan pengucapan. Pada salah satu pantai di Laut Merah  ditemukan alang-alang  berwarna merah  yang dalam  Bahasa  Inggris  alang-alang disebut reed. Namun, penduduk setempat mengucapkannya “red”. Karena tumbuh di laut maka disebut red sea. Jadi Laut Merah tidak berarti laut yang airnya berwarna merah karena faktanya air lautnya tampak biru seperti air di lautan lainnya.

Flora dan Fauna di Mesir

Mesir tidak memiliki hutan. Flora yang umumnya tumbuh di Mesir merupakan pohon daerah kering tropis  &nbs
p;dan subtropis seperti pohon lontar (papyrus), palma, kayu putih (eucalyptus), akasia, dan semacam pohon cemara (cypress). Fauna yang umum dijumpai adalah domba, unta, dan keledai. Selain itu, Mesir memiliki sekitar 300 jenis burung. Hanya sedikit ditemui binatang liar seperti Hiena, Jakal, Lynx, luwak, dan babi liar. Sejenis kambing hutan dapat dijumpai di Sinai. Reptil berupa buaya dan ular juga dapat dijumpai.

Penduduk di Mesir

Jumah penduduk Mesir mencapai 89,1 juta jiwa (WPDS, 2015).  Sekitar 43 persen penduduknya tinggal di daerah perkotaan dan sekitar 2/3 dari penduduk tinggal di daerah delta dan lembah sungai yang subur.  Para petani tradisional Mesir disebut felllahin. Penduduk Mesir dapat dibedakan menjadi tiga kelompok utama, yaitu:
1.  Orang Nubian dengan ciri kulit hitam, umumnya ada di selatan
2.  Orang Hamit dengan ciri kulit putih dan merupakan pendiri Mesir kuno
3.  Orang Arab
Sebagian besar (90%) penduduk mesir beragama Islam, sisanya sekitar 10% beragama Kristen. Karena itu, konstitusi Mesir berdasarkan pada hukum Islam.
Contoh Soal Tema Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Mesir.

1.   Keadaan alam Mesir sebagian besar berupa gurun, sehingga tidak mendukung aktivitas pertanian. Namun, Mesir merupakan salah satu negara yang diperhitungkan di kawasan Afrika Utara. Lakukan analisis faktor- faktor yang mendukung Mesir menjadi negara besar di wilayah tersebut!

2.   Perhatikanlah keadaan alam Mesir dan sebaran penduduk serta kota-kota di Mesir. Lakukan analisis keterkaitan antara keadaan alam dan sebaran penduduk serta kota-kota di Mesir!

3.   Buatlah  suatu  tulisan  tentang  Terusan  Suez  dilihat  dari  sejarah  dan keuntungannya bagi Mesir.

Demikianlah penjelasan tentang Negara Mesir, semoga dapat menambah wawasan para pembaca sekalian. Semoga artikel ini bermanfaat.
Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Australia

Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Australia

Lokasi  Australia  dapat  kalian  lihat  pada  postingan  tentang  Benua Australia. Benua Australia dan Karakteristiknya.
kangguru hewan khas australia

Iklim di Negara Australia

Iklim di Australia bervariasi karena wilayahnya yang sangat luas. Australia berada pada tiga wilayah lintang, yaitu wilayah lintang tropis, subtropis, dan sedang. Wilayah Australia yang masuk lintang tropis berada pada 110LS- 23,50LS, lintang subtropis pada 23,50LS-350LS, dan wilayah lintang sedang pada 350LS- 440LS. Dari arah tropis ke menuju lintang sedang suhu udaranya terus menurun. 
Wilayah Australia yang berada pada lintang tropis, suhu udaranya berkisar antara 210C–270C. Curah hujan di wilayah tropis, khususnya yang dekat dengan pantai jauh lebih besar dibandingkan daerah pedalamannya, paling sedikit 1.000- 1.500 mm.
Di kawasan iklim lembap subtropis, suhu rata-rata tahunan antara 160C dan 210 C. Rata-rata curah hujannya antara 500–1500 mm/tahun. Di kawasan iklim sedang dan lembap, suhu tahunan berkisar antara 100C-160C. Curah hujan bervariasi umumnya antara 250 – 1.000 mm/tahun.
Di samping iklim tersebut, terdapat iklim padang pasir. Sebagian pedalaman Australia memiliki curah hujan yang sangat rendah, sehingga terdapat gurun atau padang pasir yang sangat luas. Curah hujannya kurang dari 250 mm/ tahun, bahkan ada yang tidak hujan selama beberapa tahun. Suhu berkisar antara 160C– 270C. 

Bentuk Muka Bumi di Australia

Setidaknya terdapat empat bentuk mukabumi di Australia, yaitu: Dataran Pantai (Coastal Plains), Dataran Tinggi Timur (Eastern Highlands), Dataran Rendah Tengah (central lowlands) dan Plato. Dataran pantai terdapat di bagian timur Australia  yang memanjang dari Queensland sampai Victoria. Wilayah ini merupakan wilayah terpadat di Australia.
Dataran Tinggi Timur  atau  disebut juga The Great Dividing Range terletak di bagian timur Australia. Wilayahnya memanjang sejauh 3.500 km dari Cape York Peninsula sampai Tasmania. Wilayah ini terdiri atas lembah atau jurang yang curam namun merupakan yang tersubur di Australia.
Dataran Rendah Tengah memiliki ciri sangat datar, ketinggian sekitar 200 m di atas permukaan laut, tersusun atas batuan berusia tua, sangat kering dan sangat panas (memiliki gurun dan semi gurun). Dataran Rendah Tengah meliputi 1/4 bagian dari Benua Australia.
Plato Bagian barat mencakup 1/3 luas Benua Australia. Kondisi iklimnya sangat kering dan semi kering serta tersusun oleh batuan beku purba dan batuan metamorf.

Kondisi Geologi Australia

Australia memiliki sejumlah potensi sumber daya alam seperti minyak dan gas, bauksit, batu bara, bijih besi, intan, aluminium, tembaga, emas, mangan, lithium, bijih mangan, posfat, nikel, vanadium, zinc, perak, dan uranium. 
Produksi batu bara Australia merupakan yang terbesar kedua setelah Republik Guinea dan urutan kelima di dunia sebagai produsen aluminium. Batu bara hitam Australia menempati peringkat ke-5 dunia setelah Amerika Serikat, Rusia, China, dan India. Australia juga memiliki sumber daya emas terbesar dunia, berikutnya Afrika Selatan dan Rusia. 

Flora dan Fauna di Negara Australia

Posisi geografis Australia yang terisolasi membuat negara ini memiliki keunikan flora dan faunanya. Sekitar 80 persen dari tanaman bunga, mamalia, reptil, dan katak adalah khas Australia.
Vegetasi yang umumnya ditemui di Australia adalah vegetasi yang telah beradaptasi dengan kondisi kering. Vegetasi yang dominan adalah rumput hummock yang umumnya berada di Australia  Barat  dan    Australia  Selatan dan Australia Utara. Pada wilayah Australia Timur, hutan eukaliptus lebih umum dijumpai. Di barat dapat dijumpai hutan akasia dan semak belukar.
Australia memiliki banyak spesies binatang khas. Salah satunya adalah  kangguru  yang  menjadi salah satu ikon Australia. Mengapa binatang tersebut banyak ditemukan di Australia?  Kangguru merupakan salah  satu  binatang  berkantung yang     mampu beradaptasi dengan iklim kering. Metabolisme yang lebih rendah dan persyaratan atau tuntutan sistem reproduksi lebih rendah diyakini menjadi penyebab tingginya adaptasi dan sebaran binatang tersebut di Australia.
Australia memiliki lebih dari 378 spesies mamalia, 828 spesies burung, 300 spesies kadal, 140 spesies ular, dan 2 spesies buaya. Beberapa yang sangat terkenal dan menjadi simbol atau ikon Australia adalah kangguru, wallabi, koala, dan setan tasmania (tasmanian devil). 
Selain itu, Australia juga memiliki beberapa fauna asli seperti dingo, platypus, currawong, angsa hitam, kookaburra, dan lybird. Fauna lainnya adalah ular yang banyak ditemukan di Australia. Australia memiliki banyak ular berbisa. Bahkan, 21 dari 25 ular paling mematikan ada di Australia.
Selain keanekaragaman hayati di daratan, Australia juga memiliki keanekaragaman hayati di lautan. Australia memiliki 4.000 jenis ikan. Australia juga memiliki sistem terumbu karang terbesar di dunia yang bernama Great Barrier Reef. Beberapa spesies di lautan Australia antara lain hiu putih besar, hiu paus raksasa, dan ubur-ubur kotak (the box jellyfish) yang merupakan binatang paling berbisa di dunia. 

Kondisi Penduduk Negara Australia

Jumlah penduduk Australia mencapai    23,9    juta    (WPDS, 2015) dengan angka pertumbuhan mencapai 1,15%. Jumlah penduduk Australia tersebut relatif kecil jika dibandingkan luas Australia yang sangat besar. Kepadatan penduduk Australia hanya 3,1 orang/km2. Sekitar 89% penduduknya tinggal di daerah p
erkotaan.
Penduduk asli Australia adalah Suku Aborigin. Penduduk lainnya adalah pendatang dari berbagai negara dan benua. Rata-rata ada 393 pendatang atau imigran per hari     ke     Australia.     Struktur penduduk Australia berdasarkan usia menunjukkan bahwa 18,3% penduduknya berada di bawah usia 15 tahun, 67,7% berusia 15-64 tahun dan 14% berusia 65 tahun atau lebih. Ini menunjukkan angka ketergantungan sebesar 20,7%.
Ribuan tahun sebelum kedatanagn bangsa  Eropa,  suku  Aborgin  telah  hidup di Australia di sepanjang pelabuhan Foreshores, Sydney bagian utara. Pada tahun 1788 jumlahnya mencapai 750.000 jiwa. 
James Cook yang datang tahun 1770 mengabaikan penduduk asli Aborigin dengan menyatakan bahwa Benua Australia tidak berpenghuni, sehingga berdatangan para pendatang dari Inggris yang membawa juga berbagai penyakit. Penduduk pendatang juga merusak lingkunga, sehingga suku Aborigin menderita kelaparan. Kini, suku Aborigin semakin tersisih oleh pendatang.
Contoh Soal Tema Karakteristik Iklim,Bentuk Muka Bumi,Geologi,Flora & Fauna,dan Penduduk Negara Australia.

1. Carilah peta yang menggambarkan negara bagian di Australia.
ini?

2. Kondisi alam Australia membawa pengaruh terhadap komoditas yang dihasilkannya. Deskripsikanlah hubungan antara keadaan alam Australia dan komoditas yang dihasilkannya!

3.   Kondisi alam Australia juga mempengaruhi distribusi penduduk Australia. Deskripsikanlah hubungan antara kondisi alam Australia dengan  sebaran penduduknya!

Demikianlah karakteristik Negara Australia dan penjelasan mengenai Kondisi di negara tersebut. Semoga dapat menambah wawasan mengenai negara australia bagi para pembaca sekalian.
Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Inggris

Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Inggris

Inggris terletak pada 500  LU-600  LU dan 80  BB-20  BT. Posisinya berada di Benua Eropa yang secara geografis berbatasan di utara dengan Samudra Atlantik, di sebelah barat dengan Irlandia dan Samudra Atlantik, di sebelah timur dengan Laut Utara, dan di sebelah selatan dengan Selat English Channel. Luas wilayah Inggris mencapai 244.110 km2 meliputi wilayah England, Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, dan sejumlah pulau kecil di sekitarnya. 
Jarak dari utara sampai selatan wilayah Inggris mencapai 965 km dan jarak dari timur ke barat mencapai 515 km.

Iklim di Inggris

Karena posisi lintangnya, Inggris memiliki iklim sedang. Negara ini juga dikelilingi lautan, sehingga memiliki iklim laut dengan ciri sejuk dan basah. Karena itu, hampir sepanjang tahun  Inggris mengalami hari-hari yang sejuk dan dingin. Suhu udara tertinggi yang pernah tercatat mencapai 38,500 C pada musim panas dan -26,100  C pada musim dingin. Walaupun demikian, rerata suhu pada musim dingin antara 40–50C dan pada musim panas antara 120–160C. Pantai barat bagian utara Inggris lebih hangat dibanding dengan wilayah lainnya.
Wawasan

Inggris seringkali disebut dengan nama lain seperti Britania Raya, United Kingdom, dan England. Apakah ada perbedaan diantara ketiganya? Britania Raya atau disebut juga Great Britain merupakan gabungan beberapa negara yaitu Inggris/England, Skotlandia dan Wales. United Kingdom (Persatuan Kerajaan) merupakan gabungan dari tiga negara Britania Raya ditambah dengan Irlandia Utara. England merupakan negara bagian terbesar dan terpadat penduduknya.

Curah  hujan  di  Inggris  relatif merata sepanjang tahun dengan rata- rata tahunan mencapai 1.000 mm/ tahun. Pantai barat memperoleh curah hujan lebih tinggi dari pantai timurnya, namun curah hujan paling tinggi berada di pegunungan. Posisinya yang berada dekat  Samudera Atlantik  dan  adanya arus Atlantik Utara membuat pesisir barat  Inggris  lebih  sejuk  dan  lebih basah dibanding pesisir timurnya.

Bentuk Muka Bumi Negara Inggris

Jika dilihat dari reliefnya, wilayah Inggris terbagi menjadi dua bagian, yaitu wilayah yang bergunung-gunung di bagian utara dan dataran rendah yang bergelombang di timur dan selatan. Perbedaan relief ini menunjukkan adanya perbedaan usia batuan. Batuan berusia lebih tua berada di barat dan utara, sedangkan batuan yang lebih muda berada di timur dan selatan.

Geologi Negara Inggris

Inggris  memiliki  sumber  daya  geologi  yang  beragam,  termasuk  batu bara yang sangat mendukung revolusi industri di Inggris. Selain itu, Inggris juga memiliki sumber daya minyak bumi dan gas yang memasok kebutuhan energinya selama abad ke-20. Energi panas bumi juga dimiliki Inggris dalam jumlah terbatas. Beberapa sumber daya mineral   yang tersedia di negara ini adalah pasir dan kerikil untuk bangunan, logam, dan lempung

Flora dan Fauna di Inggris

flora dan fauna inggris
Kegiatan pertanian dan industri di Inggris   telah   mengurangi   luas   area hutan alaminya. Akibatnya, sebagian flora dan fauna di Inggris telah berkurang populasinya dan bahkan beberapa  di  antaranya  punah.  Flora yang dapat dijumpai di Inggris adalah pohon ek dan elm, horse chestnut, spruce  Norwegia,  larch  Jepang,  dan fir Douglas. Fauna yang masih banyak dijumpai adalah rusa merah Skoltlandia dan sekitar      400 burung termasuk rajawali emas dari Skotlandia dan belibis merah yang khas dari Inggris

Kondisi Penduduk di Inggris

Pada tahun 2015, penduduk Inggris mencapai 65,1 juta jiwa (WPDS, 2015). Angka pertumbuhan penduduknya hanya 0,4% atau tergolong rendah. Sebagian besar tinggal di daerah perkotaan yang mencapai angka 80% dari jumlah penduduknya. Kota London sebagai ibukota negara dihuni oleh sekitar 12% penduduk Inggris, sementara daerah bagian utara seperti Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara penduduknya jarang. 
Penduduk  asli  Inggris  terdiri  atas dua kelompok, yaitu Bangsa Kelt (Skotlandia,  Irlandia,  dan Wales)  dan Bangsa Jerman (Anglo, Saxon, Jute, Denmark,   dan   Norman).   Sebagian besar  (87,2  %) penduduknya berkulit putih, sisanya berkulit hitam dan, Asia.
Bahasa  yang  digunakan  secara resmi   oleh   penduduk   Inggris   tentu saja Bahasa Inggris. Sebagian besar (86,9%) penduduknya beragama Kristen. Sisanya adalah pemeluk agama Islam, Yahudi, Hindu, Sikh, serta tidak beragama (atheis).

Demikinlah karakteristik Negara Inggris, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan anda dalam mendalami pengetahuan tentang negara inggris. 

Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Amerika

Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Amerika

Amerika Serikat terletak pada 24033’LU-70023’LU dan 172027’-66051’ BB. Negara ini berbatasan dengan Kanada di sebelah utara, Samudra Pasifik di sebelah barat, Samudra Atlantik di sebelah timur serta Meksiko, Teluk Meksiko, dan Kuba di sebelah selatan. Amerika Serikat juga memiliki negara bagian yang terpisah dari daratan utamanya yaitu Alaska yang terletak di barat laut Kanada. 

peta negara amerika
Iklim di Negara Amerika

Wilayah Amerika Serikat sangat luas, dan memiliki beberapa jenis iklim. Iklim yang ada di negara tersebut terdiri atas iklim kontinental, iklim sedang, iklim mediteran, iklim subtropik, dan iklim dingin/kutub (Alaska). Secara umum, Amerika Serikat mengalami empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin.
Suhu udara pada musim dingin dapat mencapai -300 C dan suhu pada musim panas dapat mencapai 270C di kebanyakan wilayahnya. Pada bagian gurun bisa mencapai 430C. Di Alaska, suhu udara lebih rendah karena letaknya dekat kutub. Suhu di wilayah ini bisa mencapai -210C sampai -300C pada musim dingin. 
Curah hujan di wilayah Amerika juga sangat bervariasi. Di pantai barat curah hujan bisa mencapai 2500 mm/tahun, namun di wilayah gurun dan dataran rendah pedalaman curah hujannya lebih rendah.

Bentuk Muka Bumi Negara Amerika

Perhatikanlah peta Amerika Serikat. Tampak secara fisik wilayah Amerika Serikat terdiri atas dua rangkaian pegunungan besar yaitu pegunungan Rocky (Rocky Mountain) di bagian barat dan Pegunungan Appalachia di bagian timur. Pegunungan Rocky memiliki beberapa puncak yang umumnya tidak terlalu tinggi.  Pegunungan Appalachia di bagian timur membentang hampir sejajar Samudera Atlantik sejauh 2.400 km.
Di    antara    kedua    pegunungan tersebut terletak dataran sangat luas yang disebut Great plains. Sejumlah sungai mengalir melewati dataran tersebut dengan sungai terbesarnya adalah Sungai Missisipi. Sungai Mississippi   (3.734   km)   merupakan yang terpanjang kedua di Amerika Serikat setelah Sungai Missouri (3.768 km).
Di  bagian  utara  yang  berbatasan dengan   Kanada,   terdapat   sejumlah danau besar atau dikenal Great Lakes. Danau besar tersebut adalah Danau Michigan, Danau Huron, Danau Superior, Danau Erie, dan Danau Ontario. 
Wawasan

Danau merupakan cekungan besar di permukaan bumi yang terisi air tawar atau asin.  Danau terbesar di dunia adalah Laut Kaspia (394.299 km2). Walaupun disebut laut,   sebenarnya   Laut   Kaspia   adalah sebuah danau karena berada di pedalaman daratan. Danau Terbesar kedua adalah Danau Superior (82.414 km2) di Amerika Utara. Danau terdalam di dunia adalah Danau Baikal (1.642 m).

Geologi di Negara Amerika

Amerika Serikat (AS) merupakan   negara yang kaya akan sumber daya geologi. Beberapa kekayaan alam tersebut   adalah batu bara, minyak bumi, tembaga, posfat, timah, dan besi. Kekayaan batu bara Amerika Serikat bahkan mencapai seperlima atau 27 persen dari cadangan batu bara dunia.  Beberapa bahan tambang yang dihasilkan Amerika Serikat adalah uranium, bauksit, emas, perak, merkuri, nikel, potash, besi, gas alam dan kayu-kayuan. Amerika Serikat juga memiliki dataran  yang  sangat luas dan  cukup subur. Dataran tersebut  banyak  ditanami  tanaman  sereal,  terutama jagung,  dan  dijadikan daerah peternakan.

Flora dan Fauna di Amerika

Pada saat bangsa Eropa datang ke Amerika Serikat, bagian timur negara tersebut masih berupa hutan lebat. Di bagian utara atau di daerah pegunungan banyak ditumbuhi pohon pinus. Di bagian tengah Amerika Serikat (Great plains) terdapat padang rumput (prairie/steppa) yang sangat luas dari perbatasan dengan Kanada di utara sampai sekitar teluk Meksiko di selatan. Padang rumput tersebut berbatasan dengan gurun di bagian barat Amerika Serikat.      
Di  bagian  tenggara dapat  dijumpai  hutan  yang menggugurkan daunnya setiap tahun (deciduous forest). Biasanya terdapat pohon mapel, elm, dan ek (oak). Pohon-pohon konifer yang tinggi dan besar-besar (redwood) banyak tumbuh di daerah pegunungan California. 
Jenis fauna yang hidup di Amerika Serikat antara lain bison, antelop, dan beruang di kawasan Midwest; domba dan rusa di kawasan pegunungan; puma di pesisir pasifik; armadilo, selot, dan jaguar di kawasan barat daya; opossum, aligator, buaya kardinal di kawasan selatan; dan karibu, beruang kutub, anjing laut, serta paus di kawasan Alaska. 

Keadaan Penduduk Negara Amerika

Amerika Serikat merupakan negara dengan  jumlah  penduduk  terbesar ketiga di dunia setelah China dan India yaitu mencapai 321,2 juta jiwa (WPDS, 2015). Penduduk aslinya adalah suku Indian yang menurut beberapa ahli sejarah berasal dari Eurasia yang bermigrasi antara 65.000–25.000 tahun yang lalu. Migrasi terakhir terjadi sekitar 12.000 tahun yang lalu.
Penduduk asli Amerika, termasuk Amerika Serikat adalah suku Indian. Mereka berasal dari Asia yang menyeberang lewat selat Bering sekitar 20.000 tahun yang lalu.
Suku-suku Indian terkenal: Cheyenne,   Comanche,   dan   Sioux di  Dataran  Besar;  Apache,  Navajo, dan Pueblo di Barat Daya; Iroquois, Huron, dan Herokee di timur, dan Miccosukee di Everglades Florida
Jumlah penduduk Indian sebelum kedatangan bangsa Eropa diperkirakan berkisar  2–8  juta  jiwa.  Pada  tahun 1890, diperkirakan jumlahnya tinggal 250 ribu jiwa. Kedatangan bangsa Eropa membuat suku Indian semakin terpinggirkan secara jumlah dan sosial ekonomi. Selain Indian juga terdapat orang Eskimo di Alaska yang jumlahnya relatif kecil.
Pada saat ini, penduduk Amerika Serikat terdiri atas orang-orang kulit putih yang sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia, dan orang-orang kulit hitam atau negro yang berasal dari Afrika. Selain itu, ada pula orang-orang Asia, seperti China, India, Jepang, dan Vietnam, serta penduduk asli yaitu Indian.
Sebagaimanan negara maju lainnya, sebagian besar penduduk Amerika bekerja di luar sektor pertanian atau yang    mengandalkan   sumber   daya alam. Komposisi penduduk berdasarkan sektor pekerjaannya yaitu sektor manajerial, profesional, dan teknik (34,9%), penjualan dan perkantoran (25%), manufaktur, transportasi, dan keahlian (22,9%), sektor jasa lainnya (16,5%). 
Contoh Soal Tema Karakteristiknya Iklim,Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna,serta Penduduk Negara Amerika. 

1. Perhatikan  peta   negara  Amerika  Serikat!   Gambarkanlah keadaan fisik negara Amerika Serikat berdasarkan ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta mengambarkan dataran rendah, sedangkan warna coklat menggambarkan dataran tinggi dan pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.

2.  Keadaan alam Amerika Serikat mempengaruhi sebaran penduduknya. Diskusikanlah dengan rekan kalian hubungan antara keadaan alam Amerika Serikat dan sebaran penduduknya!

3.  Keadaan alam Amerika Serikat tentu akan mempengaruhi pemanfaatan lahan dan komoditas yang dihasilkannya. Carilah informasi dari berbagai sumber, termasuk internet, tentang keadaan alam sejumlah wilayah di Amerika Serikat dan pemanfaatan lahan dominan serta komoditas yang dihasilkannya. Wilayah dapat berupa wilayah alami maupun  administratif  (misalnya negara bagian).

Demikianlah gambaran mengenai keadaan Negara Amerika, semoga dapat memberikan wawasan bagi para pembaca sekalian. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan dishare dengan tombol berbagi dibawah ini.

Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Jepang

Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Jepang

Apa   yang   kalian   ketahui tentang negara Jepang?     Ya, negara ini merupakan salah satu negara industri yang produknya merambah ke berbagai belahan dunia. Setiap hari kita pasti melihat kendaraan bermotor produksi   Jepang   lalu   lalang di jalan-jalan kita sampai ke pelosok negeri.
jepang sakura

Di manakah negara Jepang berada? Perhatikanlah peta negara Jepang! Jepang terletak di barat laut Samudera Pasifik. Negara  ini  berbatasan  di sebelah barat dengan Korea Utara,    Korea    Selatan,    dan Rusia. Di sebelah utara berbatasan dengan Laut Okhstosk. Di sebelah timur dengan Samudera Pasifik dan di sebelah sebelah selatan berbatasan dengan Laut China Timur dan Laut Filipina. Secara astronomis Jepang berada pada 300LU–470LU dan 1280BT–1460BT.

Iklim di Negara Jepang

Karena bentuk wilayah Jepang membujur dari utara-selatan, kondisi iklim Jepang bervariasi sesuai dengan lintangnya. Dilihat dari suhunya, pada musim dingin, suhu udara di Jepang antara -70  C sampai dengan  70  C.  Pada musim panas, suhu udara antara 210   C sampai dengan 270 C.
Curah hujan di Jepang berkisar antara 840 – 3.050 mm per tahun.Ganti yang dicoret dengan: Jepang memiliki  iklim sedang dengan empat musim   yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar bulan Maret dan ditandai dengan munculnya kuncul bunga plum. Setelah bunga plum berakhir, kemudian muncul kuncup bunga sakura.
Musim panas di Jepang dimulai sekitar bulan Juni. Suhu pada musim panas bisa mencapai 350 C dengan kelembapan lebih dari 90 %. Pada bulan tersebut, ditandai dengan pohon-pohon hijau dan suara serangga yang ribut. Sekolah di Jepang libur selama satu bulan atau libur musim panas dan biasanya penduduk
Hari yang panas dan lembap pada musim panas berakhir di musim gugur. Sesuai dengan namanya, musim gugur di Jepang ditandai dengan mulai gugur atau rontoknya daun-daun di pohon. Peristiwa tersebut berawal sekitar bulan September. Sejauh mata memandang, daun-daun tampak berwarna merah, oranye dan kuning. Banyak binatang yang mengumpulkan makanan untuk ditimbun sebagai persediaan menghadapi musim dingin.
Musim dingin ditandai dengan turunnya butiran salju yang diawali sekitar bulan Desember. Pada musim dingin, suhu udara sangat rendah, bahkan dapat mencapai -200 C seperti yang terjadi di Hokkaido.

Bentuk Muka Bumi Negara Jepang

Jepang memiliki wilayah dataran yang kecil yaitu sekitar 30 persen dari luas wilayahnya. Sebagian besar atau 70-80 persen wilayahnya terdiri atas pegunungan. Wilayah dataran terletak di sepanjang pantai. Dataran terbesar dapat dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto), Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut). Selain itu, ada pula dataran yang relatif kecil luasnya di Hokaido dan menjadi pusat aktivitas penduduk.

Geologi Negara Jepang

Jepang terletak di tepi bagian barat dari Samudera Pasifik. Daerah ini merupakan bagian dari cincin api (ring of fire) yang terdiri atas banyak gunung api. Setidaknya terdapat 192 gunung api tersebar di negara ini. Salah satu diantaranya merupakan yang tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m). Karena banyaknya gunung api, maka sekitar 25% wilayah negara ini tertutup lapisan vulkanik.
Selain memiliki banyak gunung api, Jepang juga dikenal sebagai negara yang sering mengalami bencana gempa bumi. Mengapa demikian? Karena Jepang  terletak  pada  daerah  perbatasan  antara  lempeng  benua Asia  dan Lempeng Samudera Pasifik.  
Lempeng Benua Asia  terangkat karena  berat jenisnya lebih ringan, sehingga membentuk kepulauan Jepang. Pertemuan atau tumbukan kedua lempeng tersebut juga menimbulkan gejala gempa dan gunung api. Fenomena tersebut mirip dengan Indonesia yang juga berada pada perbatasan zone tumbukan lempeng Benua Asia dengan Lempeng Samudera 
Jepang memiliki sumber daya mineral yang   sangat terbatas. Karena itu, Jepang sangat tergantung pada bahan mentah dan bahan bakar hasil impor dari negara lain. Hasil tambang dari dalam negeri sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industrinya. 
Beberapa hasil tambang tersebut adalah batubara  (kualitas  rendah),  timah, seng,   mangan,   tungsten,   antimoni, dan  krom.  Minyak  bumi  ditemukan di   Honshu   utara   tapi   produksinya sangat jauh dari kebutuhan.    Sumber daya mineral yang cukup terpenuhi adalah belerang. Mengapa demikian? Untuk menjawabnya telusuri informasi tentang proses pembentukan belerang dan  proses  pembentukan  pulau-pulau di Jepang.

Flora dan Fauna di Negara Jepang

Kalian mungkin mengira penggunaan lahan di Jepang didominasi oleh daerah perkotaan dengan banyak permukiman dan industri. Perkiraan tersebut dapat dipahami mengingat Jepang merupakan sebuah negara maju atau negara industri. 
Ternyata, perkiraan tersebut salah karena 67% wilayah Jepang justru masih merupakan hutan. Beberapa jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di antaranya adalah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di Jepang telah banyak berkurang. Dulu di negara ini dapat ditemukan babi hutan, monyet, srigala, dan rusa. Namun, kini jumlahnya terus berkurang.

Kondisi Penduduk di Negara Jepang

Jepang memiliki penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Walaupun jumlah penduduknya besar tetapi ada kecenderungan terus mengalami penurunan. Angka kelahiran di Jepang relatif rendah, sehingga terjadi penurunan jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, berarti setiap tahun terjadi penurunan jumlah penduduk sebesar 0,1%. Sementara itu, jumlah penduduk lanjut usia semakin besar jumlahnya karena keadaan kesehatan yang lebih baik
Sebagian  besar  penduduk  Jepang b
ekerja di luar sektor pertanian. Perkembangan industri yang pesat membuat sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri. Penduduk Jepang terdiri atas beberapa etnik, tetapi yang dominan adalah  etnik  Jepang  yang  mencapai 98,5%, Korea (0,5%, China 0,4%, dan lainnya 0,6%. 
Agama yang dianut terdiri atas Shinto (83,9%), Buddha (71,4%), Kristen (2%) dan lainnya (7,8%). Persentase totalnya mencapai lebih dari 100% karena banyak penduduk Jepang yang menganut agama Shinto dan juga Budha.
Pada tahun 2013, usia harapan hidup penduduk Jepang mencapai 86 tahun untuk wanita dan 79 tahun untuk pria atau jika keduanya digabung mencapai 83 tahun (WPDS, 2015). Angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Ini menandakan bahwa kebiasaan hidup sehat dan pelayanan kesehatan di Jepang sangat baik.

Contoh Soal Tema Karakteristik Negara Jepang.

1. Perhatikan peta negara Jepang! Gambarkanlah keadaan fisik negara Jepang berdasarkan ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta menggambarkan dataran rendah, sedangkan warna  coklat  menggambarkan  dataran  tinggi  dan  pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.

2.   Berdasarkan kondisi fisiknya, Jepang memiliki keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya. Lakukan analisis untuk menjawab pertanyaan berikut ini.

a.  Komoditas apakah yang dapat dikembangkan di Jepang dengan memperhatikan kondisi fisik wilayahnya?
b.  Komoditas apakah yang tidak bisa dipenuhi oleh Jepang, sehingga harus dipasok dari negara lain?
c.   Bagaimana  cara  Jepang  agar  mampu  memenuhi  kebutuhan hidupnya dengan keterbatasan potensi alam yang dimilikinya?

d. Kondisi sumber daya alam di negara Jepang relatif terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk dan industrinya, negara ini mengimpor sumber daya alam dari negara lain. Telusurilah informasi dari berbagai sumber tentang negara–negara yang memasok kebutuhan sumber daya alam ke Jepang serta jenis sumber daya alam yang dipasoknya.

Demikinlah karakteristik tentang negara jepang, semoga dapat menambah wawasan para pembaca sekalian tentang keadaan negara jepang dilihat dari berbagai aspek yang meliputi keadaan iklim, bentuk muka bumi, geologi, flora dan fauna serta kondisi penduduk di negara jepang.
Mengenal Benua Australia dan Karakteristik Benua Australia

Mengenal Benua Australia dan Karakteristik Benua Australia

Apa yang kalian ketahui tentang Benua Australia? Suku Aborigin? Kangguru? Atau bangunan seperti gedung Opera House? Ya, Benua Australia memiliki ciri khas akan hal-hal tersebut yang dengan mudah kita dapat mengingatnya.  Benua yang terletak di sebelah selatan negara kita merupakan benua  yang unik karena walaupun  terletak  di  sebelah selatan Asia tetapi penduduknya sebagian besar adalah penduduk ras kaukasoid yang banyak berasal atau sama dengan penduduk Eropa. 
peta benua australia

Karakteristik Benua Australia

Australia terletak pada 1130  BT–1550
BT dan 100   LS–430   LS. Ini berarti   ada bagian Australia yang memiliki iklim tropis, yaitu Australia bagian utara yang berdekatan dengan Indonesia.   Sebagian wilayah lainnya beriklim subtropis dan sedang. Berikut ini batas-batas geografis wilayah Australia.
a.Sebelah   utara   berbatasan   dengan Laut Timor, Laut Arafuru, dan Selat Torres.
b. Sebelah  timur  berbatasan  dengan Samudra   Pasifik,   Laut    Tasman, dan Laut Coral. Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.
c. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia. 
Wawasan

Catatan penting untuk Benua Australia: Puncak tertinggi adalah Puncak Mawson (2.745 m), bagian terendah adalah Danau Eyre (15 m di bawah permukaan laut), sungai terpanjang adalah Sungai Murray (2.508 km), dan Danau terbesar adalah Danau Eyre (9.500 km2 ).

Luas wilayah Benua Australia adalah 8.945.000 km2  dengan lebar sekitar
3.200 km dan panjang 3.700 km. Hanya satu negara dalam satu benua merupakan keunikan lainnya dari Benua Australia, sehingga negara Australia memiliki luas wilayah yang sangat besar. Meski demikian sekitar dua pertiga wilayahnya berupa gurun.
Mengapa sebagian besar (70 %) wilayah Australia berupa gurun dan semi gurun? Salah satu faktor penyebabnya adalah karena letaknya berada pada zona turunnya massa udara (zona subsidensi). Zona tersebut berada sekitar 300 LU atau 300 LS. Jika udara yang naik akan mengalami proses pembentukan awan, maka udara yang turun justru sebaliknya.
Australia terdiri atas delapan negara bagian yaitu Australia Utara, Australia Selatan, Australia Barat, Victoria, New South Wales, dan Queensland, Tasmania dan Daerah Khusus Ibukota. New South Wales merupakan negara bagian paling tua dan paling banyak penduduknya. Negara bagian terluas adalah Australia Barat. Victoria merupakan negara bagian terkecil dan terpadat kedua. 
Aktivitas Kelompok
Perhatikanlah peta Benua Australia! Australia terdiri atas beberapa
negara bagian, tulislah beberapa negara bagian tersebut dan kota-kota yang ada pada negara bagian tersebut.
No. Nama Negara Bagian Nama-Nama Kota
Demikianlah, semoga pengetahuan singkat mengenai Benua Australia diatas dapat bermanfaat. Silahkan bagikan artikel ini jika dapat membantu menambah wawasan anda.
Mengenal Benua Afrika dan Karakteristik Benua Afrika

Mengenal Benua Afrika dan Karakteristik Benua Afrika

Apa yang kalian ingat tentang Benua Afrika? Kehidupan satwa liar, seperti singa   dan   gajah?  Atau  penduduknya yang umumnya memiliki warna kulit yang hitam? Ya, Benua Afrika sering disebut “Benua Hitam” karena mayoritas penduduknya mempunyai kulit berwarna hitam. Sebutan ini awal mulanya digunakan   oleh   masyarakat   Perancis yang dahulu banyak menjajah Benua Afrika. Afrika terletak pada 170  BB–520  BT dan 350   LU–340   LS.

peta benua afrika
Catatan penting. Benua Afrika. Puncak tertinggi: Kilimanjaro (5.895 m). Bagian terendah: Danau Assal, Jibouti (158 m di bawah permukaan laut). Sungai terpanjang: Sungai Nil (6.650 km). Danau Terbesar: Danau Victoria (68.870 km2).
Ini berarti Benua Afrika dilewati garis khatulistiwa, sehingga sebagian wilayahnya beriklim tropis. Karena posisinya lintangnya, sebagian besar wilayah ini beriklim tropis kecuali bagian paling utara dan paling selatan. Di kedua wilayah tersebut, iklim mulai memasuki zona subtropis. Keadaan iklim tersebut disebabkan oleh wilayah yang sangat luas dan dipagari plato. 
Benua Afrika berbatasan dengan Laut Tengah di utara, Samudra Hindia di selatan dan timur, serta Samudra Atlantik di barat. Benua Afrika merupakan benua terbesar ketiga setelah Asia dan Amerika. Luas wilayah Afrika mencapai
30.290.000 km2. Secara geografis, Benua Afrika terbagi atas lima kawasan yaitu Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Barat, Afrika Tengah, dan Afrika Selatan.
Tugas Berkaitan dengan Benua Afrika
1. Perhatikanlah peta pembagian wilayah Benua Afrika. Tulislah negara-negara di Benua Afrika sesuai dengan regionnya masing- masing.
Benua Negara-Negara
Afrika Utara
Afrika Tengah
Afrika Selatan
Afrika Barat
Afrika Timur
2. Benua Afrika  memiliki  sejumlah  wilayah  atau  region.  Setiap  wilayah memiliki karakteristik budaya tersendiri. Apa yang membedakan satu wilayah dengan wilayah lainnya di Benua Afrika? Telusuri informasi tersebut dari berbagai sumber, misalnya internet.
3. Perhatikanlah peta benua Afrika dan tulislah nama-nama negara dan ibukotanya seperti pada tabel berikut ini! Carilah data dan informasinya dari berbagai sumber.
No. Nama Negara Nama Ibukota Luas Wilayah
1.
2.
dst.
4.Sampaikan hasilnya di depan kelas.
Demikianlah materi singkat tentang benua afrika, serta contoh tugas yang dapat diberikan berkaitan dengan pengetahuan tentang benua afrika. Semoga dapat bermanfaat.
Mengenal Benua Eropa dan Karakteristik Benua Eropa

Mengenal Benua Eropa dan Karakteristik Benua Eropa

Benua Eropa dijuluki sebagai benua biru. Ada dua alasan kenapa disebut benua biru. Pertama, mayoritas penduduk eropa memiliki bola mata berwarna biru. Kedua, Sejak zaman dahulu, banyak kerajaan terkenal berada di benua Eropa sehingga dikenal adanya istilah darah biru (bangsawan).
Benua Eropa secara fisik sebenarnya menjadi satu daratan dengan Asia. Keduanya hanya dipisahkan oleh sebuah pegunungan yaitu Pegunungan Ural. Namun, umumnya Eropa dan Asia masing-masing dianggap sebagai benua. Alasannya, kedua benua tersebut memiliki budaya yang berbeda. 
peta benua eropa

Karakteristik Benua Eropa

Benua   Eropa   terletak   pada   90
BB–600   BT dan 350   LU–800   LU. Jika dilihat  letaknya,  Benua  Eropa  berada di luar wilayah tropis. Artinya, iklim di wilayah Benua Eropa adalah subtropis dan sedang.   Karena posisinya, Benua Eropa mengalami empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin
Luas Benua Eropa mencapai  10.355.000 km2. Secara geografis,   Benua Eropa berbatasan dengan Samudra Arktik di utara, Laut Tengah di selatan, Samudra Atlantik di barat, serta Asia di timur. Batas Benua Eropa dengan Benua Asia adalah Pegunungan Ural, Selat Dardanella, dan Laut Kaspia.
Eropa  terbagi  atas  empat  kawasan  atau  region  yakni  kawasan  Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara.   Apa yang mendasari pembagian wilayah tersebut? Pembagian wilayah atau region tersebut lebih pada perbedaan kondisi geografis yang mencakup aspek fisik dan budaya. Pada saat ini pewilayahan semacam ini sudah mulai pudar dengan adanya ikatan secara ekonomi dan politik melalui lembaga Uni Eropa (European Union). 
Contoh tugas Berkaitan dengan Benua Eropa
1. Kelompokkan  negara-negara  yang  ada  di  Benua  Eropa  menjadi wilayah Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Tulislah hasilnya pada tabel berikut ini
Benua Negara-Negara
Eropa Utara
Eropa Timur
Eropa Selatan
Eropa Barat
2. Benua Eropa memiliki sejumlah wilayah atau region. Setiap wilayah memiliki karakteristik budaya tersendiri. Apa yang membedakan satu wilayah  dengan  wilayah  lainnya  di  Benua  Eropa?  Telusuri  informasi tersebut dari berbagai sumber, misalnya internet.
3. Perhatikanlah peta benua Eropa dan tulislah nama-nama negara dan ibukotanya seperti pada tabel berikut ini! Carilah data dan informasinya dari berbagai sumber.
Nama Negara Nama Ibukota Luas Wilayah

Mengenal Benua Afrika dan Karakteristiknya

Demikianlah materi singkat mengenai karakteristik dan pengenalan Benua Eropa, semoga dapat bermanfaat. 
Mengenal Benua Amerika dan Karakteristik Benua Amerika

Mengenal Benua Amerika dan Karakteristik Benua Amerika

Benua Amerika
Benua Amerika sering juga disebut sebagai Benua Merah. Sebutan itu didapat karena   benua   tersebut   terdapat   Suku Bangsa Indian. Suku Indian tidak berkulit merah sebenarnya kulit mereka terlihat merah karena suku indian suka melumuri kulit dengan cat berwarna merah.
Benua  Amerika  terletak  pada  1700 BT–350 BB dan 830 LU–550 LS. Batas Benua Amerika ialah Samudra Arktik di utara,  Laut  Weddel,  Samudra  Atlantik, dan Samudra Pasifik di selatan, Samudra Atlantik di timur, serta Samudra Pasifik di barat.  Benua Amerika  merupakan  benua terbesar kedua setelah Asia. Luas Benua Amerika mencapai 42.057.100 km2. Perhatikanlah peta Benua Amerika berikut ini, cermatilah negara-negara yang menjadi bagiannya.

Catatan penting tentang Benua Amerika. Puncak tertinggi: Gunung Aconcagua (6.960 m). Bagian terendah: Death Valley (86 m di bawah permukaan laut). Sungai terpanjang: Sungai Amazon (6.300 km) Danau Terbesar: Danau Michigan (58.016 km2).

Secara geografis, Amerika terbagi atas empat kawasan atau region yakni kawasan Amerika Selatan, Amerika Utara, Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia yang terletak di sekitar Amerika bagian tengah. Sejumlah ahli geografi berpendapat bahwa Meksiko masuk ke dalam wilayah Amerika Tengah. Peta berikut menggambarkan pembagian wilayah Benua Amerika.

Tugas mengenai Pengetahuan tentang Benua Amerika.

1.   Jika kalian perhatikan peta Benua Amerika, terlihat ada banyak negara.  Negara-negara  tersebut  dapat  dikelompokkan  menjadi
beberapa wilayah atau region.  Negara mana saja yang berada  di daerah
Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Kepulauan Karibia?
Benua Negara-Negara
Amerika Utara
Amerika Tengah
Amerika Selatan
Kepulauan Karibia

2.    Benua Amerika memiliki sejumlah wilayah atau region. Setiap wilayah memiliki karakteristik budaya tersendiri. Apa yang membedakan satu wilayah  dengan  wilayah lainnya  di Benua Amerika. Telusuri  informasi tersebut dari berbagai sumber, misalnya internet.

3.    Perhatikanlah peta benua Amerika dan tulislah nama-nama negara dan ibukotanya seperti pada tabel berikut ini! Carilah data dan informasinya dari berbagai sumber.

No. Nama Negara Nama Ibukota Luas Wilayah
1.
2.
dst.

4.   Sampaikan hasilnya di depan kelas.

Demikianlah materi singkat mengenai Benua Amerika, semoga dapat bermanfaat.

Mengenal Benua Asia dan Karakteristik Benua Asia

Mengenal Benua Asia dan Karakteristik Benua Asia

Benua Asia merupakan benua terluas di dunia dan terdiri atas banyak negara termasuk Indonesia. Setiap negara yang berada pada benua tersebut memiliki potensi alam dan sosial budaya yang berbeda-beda, sehingga telah lama terjadi interaksi antara negara-negara di Asia. Bentuk interaksi tersebut terlihat dalam berbagai wujud seperti perdagangan, penyebaran agama, dan politik.
Negara-negara  di  Benua Asia  juga  menjalin  interaksi  dengan  negara- negara di benua lainnya. Interaksi tersebut bahkan telah berlangsung lama sejak kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke sejumlah negara di Asia. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini memungkinkan interaksi tersebut berjalan semakin intensif.
Di manakah letak Benua Asia dan benua lainnya? Bagaimana keadaan alam sejumlah negara yang ada di berbagai benua? Bagaimana dinamika penduduk di Benua Asia dan benua lainnya? Bagaimanakah pengaruh perubahan ruang dan interaksi antarruang terhadap keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, budaya, politik dan pendidikan di Asia dan benua lainnya?.

Letak dan Luas Benua Asia dan Benua Lainnya

Kalian mungkin sering mendengar istilah benua. Apa yang kalian pahami tentang  benua?  Berapa  benua  yang ada  di  bumi?  Benua  merupakan massa   daratan   yang   memiliki   ciri atau karakteristik tertentu. Bagi ahli geografi, benua  tidak  hanya  sekadar istilah fisik tetapi juga menyangkut aspek budaya. Karena itulah Asia dan Europa dianggap sebagai dua benua yang berbeda walaupun masih dalam satu masa daratan yang menyatu. Pemisahnya adalah budaya yang berbeda antara Eropa dan Asia.
Berapakah jumlah benua yang ada di dunia? Sejumlah ahli geografi berbeda pendapat tentang hal itu. Sebagian ahli geografi menyebutkan ada tujuh benua di dunia, sedangkan sebagian lainnya menyatakan ada enam dan lima benua. Mereka yang menyebut ada tujuh benua membaginya atas Benua Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Australia, dan Antartika. Mereka yang menyebut enam benua membaginya atas Benua Eurasia (gabungan Eropa dan Asia), Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Australia, dan Antartika.
Mereka yang menyebut lima benua membaginya atas Eurasia (gabungan Eropa dan Asia), Amerika, Afrika, Australia, dan Antartika. Ada pula yang membagi menjadi lima benua tetapi tidak mengikutsertakan Antartika, sehingga benua di dunia terdiri atas Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.
Benua- benua tersebut memiliki kondisi alam yang berbeda, demikian halnya dengan kondisi budayanya. Karena itu, sejak dulu telah terjadi interaksi antarbenua. Di mana sajakah letak benua-benua tersebut? Bagaimanakah perbandingan luas masing-masing benua? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, lakukanlah aktivitas berikut ini.

Letak dan Luas Benua Asia

Benua Asia terletak pada 26º BT – 170º BT dan 11º LS – 80º LU. Hampir seluruh wilayahnya berada di belahan bumi utara (BBU). Hanya sebagian kecil  pulau  yang berada di belahan bumi selatan, termasuk Indonesia. Batas Benua Asia ialah Samudra Arktik di utara, Samudra Hindia di selatan, Benua Eropa, Pegunungan Ural, Laut Kaspia, Laut Hitam, Selat Bosporus, Selat Dardanella,  Laut  Tengah,  Terusan  Suez, dan Laut Merah di barat, serta dengan Selat Bering dan Samudra Pasifik di timur.
Benua Asia merupakan benua terluas di permukaan bumi. Luasnya mencapai 44.000.000 km2   atau seperempat luas wilayah daratan dunia atau empat setengah kali luas Benua Eropa. Wilayahnya membentang dari Turki di bagian barat sampai Rusia di bagian timur. Benua Asia juga meliputi Indonesia di selatan sampai Rusia di utara mendekati kutub utara. Dibandingkan dengan negara lainnya di Asia, maka Rusia adalah negara terluas di Benua Asia.
Benua Asia terbagi menjadi beberapa wilayah atau region yaitu Asia Barat atau Asia Barat Daya (Asia Timur Tengah), Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan, Asia Tenggara  dan  Rusia.  Masing-masing  wilayah  memiliki  ciri atau karakteristik yang membedakannya dengan wilayah lainnya. Pembagian tersebut lebih didasari oleh perbedaan budaya dibandingkan aspek fisik wilayah. Pembagian Benua Asia menjadi sejumlah wilayah atau region dapat dilihat pada peta bagan berikut ini.

pembagian wilayah asia
Mengenal Benua Amerika dan Karakteristik Benua Amerika

Demikianlah informasi serta karakteristik tentang benua Asia, semoga materi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Contoh Soal Tema Mengenal Benua Asia dan Karakteristik Benua Asia.

Perhatikanlah  sebaran  benua  di  dunia.  Cermati  letak  setiap benua dan negara-negara yang ada di berbagai benua. Carilah informasi tambahan tentang benua tersebut pada atlas.

Perhatikan peta pembagian wilayah Benua Asia. Negara mana saja yang berada  di daerah Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Selatan, Asia Barat Daya, dan Asia Tengah? Gunakan atlas untuk membantumu mencari nama negaranya.

Benua Asia terdiri atas beberapa region. Setiap region memiliki karakteristik sosial budaya yang berbeda. Carilah informasi tentang karakteristik sosial budaya masing-masing region yang membedakan antara satu region dan region lainnya!.